Sebelum Meninggal Cik Hado Melihat Abu Bakar Melintas Depan Rumah

14.778 dibaca

MURATARA, Buanaindonesia.com- Ibu mana yang tak risau hatinya saat mendengar anaknya kecelakaan. Hal itulah yang dirasakan oleh Cik Hado (78) warga Desa Bingin Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Senin (07/09/15).

Saat mendengar kejadian yang menimpa anak keduanya, Abu Bakar itu. Hati Cik Hado menjadi tidak tenang, sehingga dirinya memutuskan untuk pergi ke Kota Lubuklinggau dimana anaknya itu dirawat.

Advertisement

“Sampai saya melihat sendiri keadaan Bakar (Abu Bakar,red), tidak ada satupun dari anak saya yang memberitahukan kalau Bakar telah meninggal,” kata Cik Hado.

Diceritakan oleh Cik Hado, selama dua minggu terakhir memang dirinya tidak melihat Abu Bakar, dikarenakan kesibukannya sebagai Kepala Sekolah SD Sukamenang, apalagi ia juga tinggal di rumah Dinas Kepala Sekolah sehingga tidak menempati rumahnya di Desa Bingin Kecamatan Rupit.

“Selama beberapa hari ini saya tidak mendapatkan firasat apapun kalau Bakar akan meninggalkan saya untuk selamanya, namun memang tadi pagi saya melihat Bakar melintas di depan rumah, tapi agak berbeda dari biasanya yang selalu menyapa saya,” jelasnya dengan tegar.

Nah, sekitar pukul 16.00 WIB tepatnya usai melaksanakan shalat Asar, ibu 10 anak ini mendapatkan kabar adanya kecelakaan. “Selesai shalat Asar anak saya yang lain memberitahukan bahwa Bakar kecelakaan di Selangit, tapi saya belum tahu kalau ia telah meninggal,” ucapnya lagi.

Seperti diketahui, Abu Bakar tewas di TKP Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas tepatnya di depan SMAN Selangit, karena mobil Mitsubishi Kuda yang dibawanya dari arah Karang Jaya menuju Lubuklinggau hilang kendali sehingga menabrak Mitsubishi Canter dari arah berlawanan, sekitar pukul 15.00 WIB. Bahkan rekannya yang menjabat KUPT Kecamatan Karang Jaya, Korbilla juga tewas. Beruntung Sirun hanya mengalami luka ringan.

Editor: Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?