Setengah Hektar Ladang Ganja Kembali Ditemukan

13.146 dibaca

MURATARA, Buanaindonesia.com – Sat Narkoba Polres Musi Rawas kembali menemukan ladang ganja di kawasan Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara, Kamis (19/11). Ladang ganja yang ditemukan itu seluas setengah hektar dengan tinggi sekitar antara 50-75 Centimeter.

Setengah Hektar Ladang Ganja Kembali DitemukanKali ini penggerebekan dipimpin langsung Dir Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol J.A Timisela, didampingi Wadir Narkoba Polda Sumsel AKBP Imam Syahroni, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Pedakova dan Kapolres Musi Rawas AKBP Herwansyah Saidi, Dandim 0406 Letkol Arm Wiwin Sugiono, Kejari Patris Yusrian Jaya.

Advertisement

Sebelumnya, pihak kepolisian yang bergabung dengan Anggota TNI Kodim 0406 menerjunkan ratusan personel melakukan penyisiran terhadap penemuan ladang ganja di Desa Sukaraja yang mendapatkan lima hektar ganja. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ini, polisi dan TNI membakar sisa ganja yang belum sepenuhnya terbakar lantaran hujan.

Setelah ‘menghabisi’ ganja-ganja tersebut, tim bertolak ke ladang ganja yang lokasinya bersebelahan desa dari lokasi penemuan pertama, yakni sekitar 3 kilo meter ditempuh dari jalan lintas lama persisnya di Desa Lubuk Kumbung.

Medan penyisiran kali ini cukup berat karena harus melintasi satu jembatan gantung di atas aliran sungai rupit, melewati empat jembatan kayu dan tiga bukit terjal.

Tim penyisir sempat terjebak ditengah rerimbunan perkebunan rakyat, lalu kembali memutar ke arah kiri dengan menyusuri pinggiran aliran sungai.

Setelah melewati ladang jagung belanda sejauh 80 meter, tim langsung menemukan lahan terbuka yang berada dibalik semak belukar dengan jarak 40 meter dari bibir sungai.

“Dilihat dari cara pengelolaan serta motif penanaman ganja yang hampir sama, maka diduga kuat ini pelaku merupakan satu komplotan. Penemuan ladang ganja kali ini , merupakan rentetan dari ladang ganja sebelumnya. Pelakunya bisa diprediksi masih orang yang sama cuma lokasi dan spotnya saja terpisah,” ujar  Kombes Pol J.A Timisela, Kamis (19/11).

Pihaknya akan memberantas semaksimal mungkin peredaran narkoba yang berada diwilayah hukum Polda Sumsel. Ia menegaksan, produsen, pembuat bahan baku, pemilik ladang ganja semuanya diganjaran hukuman maksimal, yakni hukuman mati.

Untuk melacak keberadaan pelaku bisa dilihat dari tarap sosial di masyarakat, jika ada masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tapi mempunyai kekayaan melimpah hal tersebut patut dicurigai.

“Kita akan terus lacak pelakunya, siapa pemilik tanah itu akan kita periksa. Mereka pasti menumpang dengan si pemilik tanah dan sipemilik tanah pasti tahu siapa yang izin untuk membuka lahan disitu,” bebernya.

Dia juga menimpali, aksi para pelaku ini memang menggunakan modus baru, biasanya penanaman ganja dilakukan diketinggian sekitar 1.000 meter, tapi di Muratara ditanam di kawasan lembah yang dibawahnya terdapat aliran sungai.

“Mereka juga menggunakan tanaman selingan untuk menyamarkan lokasi mereka dan menghindari dari pengetahuan warga setempat,” terangnya.

Pihaknya berharap penelusuran ladang ganja di Kabupaten Muratara tidak hanya sebatas penemuan saja. Pihaknya menargetkan pada sang pemilik dan para oknum yang menanam ganja tersebut.

“Kita harap Polres Mura dalam waktu secepatnya dapat meringkus para pelaku. Jika dilihat para pelaku sudah beberapa kali memanen ganja tersebut,”tegasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Muratara Agus Yudiantoro mengatakan, pihaknya berjanji penemuan ladang ganja di Kabupaten Muratara merupakan penemuan terakhir. Pihaknya berjanji akan gencar melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.

“Intinya masyarakat harus tahu ganja itu seperti apa dan bahayanya seperti apa, kami akan melakukan kerjasama dengan pihak TNI maupun Polri untuk bergerak danb terjun lngsung ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0406 Letkol Wiwin Sugiono yang juga ikut dalam penyisiran menegaskan, pihaknya selalu siap dalam mengamankan seluruh wilayah, sehingga dapat menciptakan situasi yang kondusif.

“Narkoba itu bahaya mas, sudah intruksi presiden untuk melakukan berperang dengan narkoba. Kami selaku abdi negara harus siap selalu,” pungkasnya.

Editor : Juan

Bagaimana Menurut Anda?