BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Jika sebelumnya petani sawah di Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan mengeluhkan atas jebolnya tanggul penahan banjir yang ada di desa itu. Namun kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah memperbaikinya.
Ketua Gapoktan Seri Kuto Parung Priyai, Romidin AR menyebutkan jika tanggul yang jebol itu hanya dibebeberapa titik saja, dikarenakan tanggul yang berupa tanah dan pasir. Namun begitu petani kini sudah lebih lega lantaran Pemprov Sumsel dalam hal ini Dinas Pengairan telah kembali melakukan perehaban.
“Alhamdulilah saat ini tanggulnya sudah diperbaiki kembali dan tentunya inilah yang menjadi modal bagi petani kami untuk bercocok tanam. Tidak perlu lagi mengkhawatirkan air pasang masuk ke areal persawahan. Yang jelas, mudah-mudahan akan meningkatkan produktivitas padi petani di Desa Gelebak Dalam ini,” terangnya.
Sekedar mengingatkan, sekitar September 2015 yang lalu, salah seorang warga setempat menjelaskan jikea ancaman roboh tanggul ini sudah sejak lama. Bahkan satu titik diantaranya sudah empat kali diperbaiki. Tiga titik yang rawan ambruk/roboh itu di Sungai Bungin sepanjang 30 meter, di Sungai Lungem sepanjang 25 meter dan Sungai Suakpir sepanjang 40 meter.
Editor: Karnadi








