MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Dalam sepekan ini, Kota Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul diselimuti kabut asap. Jarak pandang sedikit terganggu, belum diketahui pastinya dari mana asal asap itu. Warga menduga asap tersebut kiriman dari daerah lain yang sedang mengalami kebakaran lahan maupun hutan.
“Kita mulai terganggu dengan kabut asap yang menyelimuti Kota Tanjung Enim. Menurut saya, kabut asap ini berasal dari daerah lain atau kabut asap kiriman,” tutur Ika (30), salah seorang warga Kota Tanjung Enim, Kamis (29/10/2015).
Dirinya berharap, Pemkab Muara Enim dan pihak terkait dapat segera memberikan solusi dan menyelesaikan permasalahan kabut asap tersebut, sehingga warga tidak terserang penyakit ISPA dan tidak terjadi kecelakaan kendaraan akibat jarak pandang terganggu.
“Kita yakin Pemkab Muara Enim akan mampu mengatasi permasalahan kabut asap ini, sehingga tidak mengganggu aktifitas warga,” harapnya.
Senada dituturkan warga lain, Sigit (35) mengatakan, dalam beberapa hari ini dirinya sedikit terganggu dalam beraktifitas di luar rumah karena kabut asap yang cukup tebal.
“Kita berharap kabut asap di Kota Tanjung Enim segera berakhir. Dan Pemkab segera bertindak untuk mengatasi permalasahan tersebut,” harapnya.
Sementara itu, Manager Humas PT Bukit Asam (Pesero) Tbk menduga bahwa kabut asap yang sedang menyelimuti Kota Tanjung Enim bukan berasal dari sekitar tambang ataupun Bukit Telkom Tanjung Enim. Pihaknya menduga asap tersebut kiriman dari daerah lain yang kebetulan terbawa angin hingga sampai di wilayah Kecamatan Lawang Kidul.
“Semenjak kemarin turun hujan di Tanjung Enim, mobil Damkar dan Petugas semua stanbay agak santai sampai hari ini. Dan asap yang menyelimuti pada hari ini (kemarin,red) itu aerah lain yang terbawa angin sampai kesini,” ucapnya.
Editor : Juan








