Tim Gabungan Sidak Pedagang Pasar Lais, Tidak Temukan Makanan Berbahaya

4.793 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Tim gabungan ​ yang terdiri dari Dinas Kesehatan Muba melalui Puskesmas Lais yang terdiri dari bagian Gizi Masyarakat, bagian Laboratorium, Apoteker, Bidan, dan perawat, Camat Lais, anggota Polsek Lais, didampingi koordinator pasar kecamatan Lais,​ melakukan insveksi mendadak (Sidak) kepada pedagang sembako dan makanan yang berjualan di pasar kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (MUBA),​ Kamis (16/5/19).

Pada sidak itu, tim mengambil sampel makanan yang dijual pedagang untuk diperiksa dengan tujuan apakah makanan itu mengandung bahan pengawet atau zat yang berbahaya lainnya atau tidak. Sampel makanan yang diambil berupa mie kuning, tahu, dawet, cendol, ikan asin, termasuk buah-buahan.

Camat Lais Drs Deni Sukmana MSi, kepada awak media yang ikut sidak mengatakan, pedagang dipasar kecamatan Lais secara keseluruhan merupakan pedagang eceran yang berniaga disetiap kalangan.

“Sidak ke pasar sangat baik dan mendukung program makanan sehat dan berkualitas, artinya pasar memberikan rasa aman bagi konsumen yang berasal dari masyarakat Lais dan sekitarnya,” jelas Deni​ usai melakukan​ sidak.

Dirinya juga berharap, pedagang yang berjualan dipasar kecamatan Lais terus bertambah, “mudah-mudahan menambah pedagang untuk berjualan disini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Hazmi D melalui Kepala Puskesmas Lais Leli Hefni SKM MKes mengatakan, Tim melakukan pemeriksaan sample bahan pangan ini agar bisa mengetahui makanan yang dikonsumsi masyarakat khususnya di wilayah kerja puskesmas Lais aman​ atau bebas dari zat bahan kimia, sehingga resiko timbulnya penyakit terhadap masyarakat yang dipicu karena makanan yang kurang atau tidak sehat bisa diminimalisir bahkan di zerokan.

“Hasil sidak pagi ini baru kita periksa makanan yang biasa mengandung formalin seperti pada tahu, mie basah, ikan asin, bakso dan lainnya. Tetapi Alhamdulillah, hasil sample tidak ada yang mengandung bahan kimia yang berbahaya (negatif-red) semua, bagus tidak ada formalinnya,” jelasnya.

Bagaimana Menurut Anda?