MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Dengan diterimanya dana Cooperate Social Responsibility (CSR) PT. Roempoen Enam Bersaudara (R6B) yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit, warga di 7 desa yakni 5 desa dari Kecamatan Sungai Rotan dan 2 desa dari Kecamatan Gelumbang menyatakan bahwa permasalahan tuntutan masyarakat terkait dana kompensasi kebun plasma PT. R6B dinyatakan selesai.
Adapun 7 desa yang menerima dana CSR tersebut yakni Desa Sukamerindu, Desa Sungai Rotan, Desa Sukadana, Desa Kasai dan Desa Paya Angus kesemuanya dari Kecamatan Sungai Rotan. Serta 2 Desa dari Kecamatan Gelumbang yakni Desa Teluk Limau dan Desa Betung.
“Total dana CSR yang kita serahkan kepada 7 desa tersebut sekitar Rp825 juta. Peruntukannya sesuai dengan proposal yang diajukan oleh masing-masing desa,” tutur Legal PT. R6B, Simanjuntak didampingi Direktur Utama (Dirut) PT. R6B, Ludi Wibowo seusai acara penyerahan dana CSR di ruang rapat Bupati Muara Enim, kamis (21/01/2016).
Untuk dana CSR sendiri, terang Simajuntak, akan berkomitmen untuk memberikan secara rutin setiap tahun melalui Forum PKBL CSR Pemkab Muara Enim. Selain itu, pihaknya akan melanjutkan pembangunan kebun plasma secara bertahap di lahan seluas 2.000 hektar yang dikelola oleh koperasi air bening.
“Untuk tenaga kerja, kita mengutamakan tenaga lokal baik skill dan non skill. Kita berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dalam kemajuan PT. R6B sehingga kontribusinya kepada masyarakat dilingkungan sekitar semakin besar,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar didampingi Kabag Pemerintahan Emran Tabrani mengharapkan adanya sinergi yang baik antara PT. R6B dengan masyarakat dilingkungan sekitarnya, sehingga perusahaan dapat semakin maju dan berkembang.
“Kita meminta kepada PT. R6B untuk perekrutan tenaga kerja mengutamakan tenaga kerja lokal. Serta dapat membantu terwujud Muara Enim yang Sehat, Mandiri dan Agamis atau Muara Enim SMAS,” harap Bupati.
Editor: Karnadi








