Usaha Penggemukan Sapi Cukup Menjanjikan

10.373 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Mungkin tak banyak orang yang mengetahui jika Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan bukan hanya menjadi sentra pertanian berupa padi saja. Ternyata, masyarakatnya juga berprofesi sebagai peternak sapi. Bahkan, menjelang Idul Kurban mereka kebanjiran permintaan, dan tak jarang sapi yang telah digemukkan itu sudah dipesan pelanggan.

Salah satunya adalah Lamingun (75), meski mengaku usaha penggemukan sapi yang susah ditekuninya sejak tahun 1985 ini cukup menjanjikan, namun dirinya kini sudah tidak bisa lagi memelihara sapi dalam jumlah yang banyak. Mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi lantaran sudah kewalahan untuk mengurus sapi-sapi. Bayangkan saja, jika fisiknya masih kuat, pria enam anak ini mampu menggemukkan sapi hingga 30 ekor dalam satu tahun.

Advertisement

“Memang cukup menjanjikan usaha penggemukan sapi ini. Saya sudah sejak tahun 1985, sayangnya sampai saat ini saya belum pernah dibantu oleh pemerintah. Ya kalau bisa bibitnya dibantu agar bisa meringankan, sebab ada banyak pelanggan yang ingin membeli karena keterbatasan modal makanya hanya sedikit yang dipelihara,” kata pria asal Kebumen ini.

Dia menambahkan, dalam satu tahun dirinya hanya mampu memelihara 15 ekor sapi, dan dalam waktu satu tahun itu bibit sapi yang sudah cukup usianya (bisa di kurbankan), menjadi rebutan masyarakat. Dan pembelinya pun datang dari Palembang dan OKI.

“Ini saja sudah habis dibeli, sudah di DP, pas mendekati Lebaran Haji nanti sapi-sapinya diambil yang memesan,” katanya.

Dia berharap ada perhatian dari pemerintah agar usaha penggemukan sapi ini terus ditekuninya. Dengan memberikan bantuan bibit sapi, bahkan dirinya mengaku bersedia bagi hasil jika memang bantuan itu diberikan.(muh)

Bagaimana Menurut Anda?