
BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Hari ini, giliran walikota Pagaralam yang menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) walikota. Dimana sebelumnya, kemarin (10/4/2017), fraksi-fraksi menyampaikan pandangan umum terhadap LKPJ walikota.
Jawaban walikota Pagaralam, Ida Fitriati, tersebut, dibacakan di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, di hadapan para anggota DPRD Kota Pagaralam, Forkopimda, Sekda, Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (11/4/2017).
Dalam jawabannya, Ida menyampaikan, ke depan, Pemkot Pagaralam akan berusaha untuk menggali lebih banyak lagi potensi-potensi pendapatan asli daerah.
“Untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan kesehatan, saat ini Pemkot Pagaralam sedang melaksanakan proses akreditasi untuk RSUD Besemah dan dua puskesmas,” lanjutnya.
Sementara itu, untuk percepatan pembangunan daerah yang lebih efektif dan efisien guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, Pemkot Pagaralam akan memaksimalkan dana pada Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata untuk meningkatkan Produk Regional Domestik Bruto.
Ida juga menyampaikan mengenai penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). “Melalui OPD terkait telah dihitung dana sisa lebih yang masuk pada rekening sekolah akibat perubahan jumlah siswa pada tahun pelajaran 2016/2017 pada triwulan III dan IV, dan kelebihan tersebut telah ditindaklanjuti dengan menyetorkan kelebihan dana tersebut ke rekening kas daerah,” ujarnya.
Pemkot Pagaralam telah mengalokasikan dana sebesar 20 persen untuk pendidikan, yang terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung, pada Dinas Pendidikan.
Untuk meningkatkan mutu pelayanan RSUD Besemah, Pemkot Pagaralam telah melakukan pelatihan-pelatihan, melengkapi sarana prasarana sesuai standar, dan menyusun SOP (standard operating procedure).







