Walikota Palembang Sambut Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition

13.964 dibaca
Walikota Palembang Sambut Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition
Walikota Palembang Sambut Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Walikota Palembang H Harnojoyo Sambut Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition, yang berhasil menancapkan  visi Palembang Emas di  Puncak Tertingi  Carstenz Pyramid (4.884 mdpl),  mengibarkan Bendera Palembang Emas 

“Saya Kaget dan cemas Mendengar cerita tim Mafesripala, yang diterpa badai salju, namun berhasil mencapai puncak”ungkap H Harnojoyo, Kamis (06/03/2017) di kediaman Dinas Walikota Palembang Tasik Saat menerima Tim Cartens Unsri.

Advertisement

Dirinya mengaku, sedikit lega dan  senang dan bangga atas prestasi tiga Mahasiswa Unsriini mewakili Palembang. Dalam menggaungkan Semangat Gotong Royong menjadi program kerja Palembang Emas mendarat puncak pertama yang meraka gapai tahun 2017 ini.

“Semangat seperti anak-anak muda, menjadikan saya untuk selalu bersemangat dalam menerapkan program kerja. Apa lagi semangat mereka miliki berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Palembang Sumatera Selatan,”Kata Harno dengan tak henti memberikan apreasiasi kepada tim Cartenz.

Dimana tiga Mahasiswa Unsri yang tergabung dalam Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition , Rahmat Dwi Kurniawan, Adhim Rifeldi, dan Muhammad Razaq. Bahu membahu mengapai impian menaklukan ketingian puncak tertingi Jaya wijaya dan mencatatkan sejarah,  sebagai Mahasiswa Pecinta Alam pertama di Palembang dan Sumsel resmi menaklukan puncak tertinggi tersebut.

“Keberhasilan yang kami raih tidak terlepas dari semangat bersama dan dukungan do’a dari masyarakat Palembang, tentu nya dalam hal ini walikota Palembang H Harnojoyo yang peduli dengan program anak muda dengan mensuport penuh kegiatan Tim ini hingga selalu solid dal berjuang menaklukan Puncak penggunungan Jawa Wijaya,”ungkapn Rahmat, Ketua Tim Ekspedisi Pencapaian ke Puncak Carstenz Pyramid

Rahmad menceritakan, sebelum terbentuknya tiga orang dalam Tim Cartenz. Mereka  melalui seleksi ketat dimana 25 orang Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri tersebut.

Dengan Semangat dan rasa tak percaya, Rahmad kembali menuturkan kisah mereka, dalam persiapan melakukan perjalanan mulai dari pendalaman materi dan penguatan fisik tiga bulan sebelum dilepas oleh Pemkot Palembang dan Universitas Sriwijaya pada Sabtu (24/03/2016) yang di pandu memakai jasa guide lokal dalam menempuh jalan berliku.

“Setiap perjuangan pasti ada rintangan seperti kendala yang tak menentu, diterpa badai yang dirasa sangat berat bagi kami namun dengan kegigihan dan rasa memiliki satu sama lain akhirnya Tim mencapai Puncak,”terang Rahmad

Ditengah cuaca ekstrem, ketiga Anak Mahasiswa Unsri harus berjuang kembali menaklukan Cuaca Ekstrem, hingga tenaga mereka habiz untuk melawan kekuatan alam tersebut, sebelum mereka turun dari AsiaTenggara (Autralasia) itu pada Selasa (04/04/2017). Lalu kembali ke Palembang dan tiba  (06/06/2017) .

Sementara itu, Rektor Unsri Anis Sagaaf tak mampu menutupi rasa bangganya terhadap ketiga atlet yang telah berjuang. Untuk menunjukkan prestasi dari Universitas Sriwijaya yang selama ini telah menjadi kebanggaan. Juga merupakan kampus tertua di Sumsel yang diresmikan oleh Presiden pertama RI, Ir Soekarno tersebut.

Prestasi yang ditorehkan ketiga nyaakan menjadi sejarah Bagi Universitas Sriwijaya dalam menuju World Class University.

Ketua Umum Mafesripala, Ni Kadek Siska didampingi Ketua Pelaksana Jefry Wellyando mengungkapkan, kembalinya atlet jadi momentum persiapan pendakian selanjutnya.

“Kami akan evaluasi perjalan pertama Tim Mafesripala, kami akan menargetkan puncak kedua tahun ini,”singkatnya

Bagaimana Menurut Anda?