Suhardi Harapkan Perhatian Dari Pemerintah

7.548 dilihat

BANYUASIN, buanaindonesia.com- Suhardi (55) Warga Desa Taja Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin harapkan bantuan dari pemrintah, bagaimana tidak, diusiannya yang sudah lanjut Suhardi yang kesehariannya sebagai kuli ini hanya tinggal seorang diri digubuk reot dengan keadaan yang kurang memungkinkan.

ironisnya sudah lima tahun menetap di desa tersebut namun dirinya belum juga terdaftar sebagai warga Desa tersebut sehinga bantuan-bantuan dari pemerintah tidak dapat ia nikmati. ”saya ini miskin dan sebatang kara mau makanpun susah, mana mungkin pemerintah desa mau perduli sama saya apalagi saya orang datangan bukan warga asli,” Kata Suhardi Kepada Buaaindonesia.com Minggu (16/02/14).

Advertisement

“walau sudah lima tahun saya menetap di desa ini sekalipun belum pernah mendapatkan bantuan, baik itu Beras Miskin apalagi bantuan yang lainnya”terangnya.

dikatakannya ia benar-benar berharap pada pemerintah kabupaten agar bisa memperhatikan masyarakat kecil seperti dirinya, dengan memberikan bantuan seperti Beras miskin atau bantuan yang lainnya karna menurutnya bantuan tersebut sangat berarti untuk membantu dalam sehari-hari. ”saya ini sudah tua tidak bisa bekerja keras lagi jadi bisa makan sehari-hari saja sudah alhamdulillah,” keluhnya.

Terpisah Darsari Caleg DPRD kabupaten Banyuasin dari partai Gerindra menanggapi hal tersebut mengatakan, ini kurangnya sosial dari pemerintah desa setempat. “sudah sekian tahun warga hidup dalam garis kemiskinan namun beras raskin saja tidak ia dapatkan, Apalagi mau mengajukan bantuan rumah tidak layak huni,”

“ini akibat dari kurangnya kepedulian pemerintah desa yang ingin memperjuangkan masyarakat,  jangan karena  bukan putra daerah (penduduk asli -red)  lalu kita terlantarkan nasib mereka yang jelas-jelas butuh uluran tangan, jadi saya harapkan pada pemerintah Desa maupun Kabupaten terutama Dinas Sosial agar segera turun kelapangan, karna masih banyak masyarakat miskin yang tidak terdata dari setiap Desa, jangan hanya mengandalkan data atau laporan dari desa saja sebab bapak Suhardi ini salah satu contoh dan korban dari pemerintah desa, waktu lima tahun bukanlah sebentar namun seharusnya ia pun sudah selayaknya menerima bantuan dari pemerintah namun kenyataannya tidaklah seperti yangdiharapkan”jelasnya.(amd)

Advertisement