Dusun V Tebing Abang Merupakan Desa Tertinggal

29.580 dilihat
Dusun V Tebing Abang Merupakan Desa Tertinggal
jalan Dusun V Desa Tebing Abang

BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Desa V  Desa Tebing Abang kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan Desa yang masih terisolir, selain itu banyaknya banggunan penduduk yang taklayak huni, Banyak akses jalan yang masih belum tersentuh pembangunan begitu juga Akses jalan menuju sekolah masih tana ironisnya lagi jika tiba musim hujan  dan banjir anak-anak mereka harus berkubang lumpur  guna menuju ketempat sekolah dasar yang ada di desa tetangga dengan jarak tempuh 40 kilo meter  yaitu dusun IV Desa Tebing Abang dengan melintasi hutan belantara .

Andi Wijaya selaku Kepala Dusun(kadus-red)mengatakan dusunnya merupakan daerah paling terpencil dan yang paling tertinggal diantara
dusun-dusun(kampung-red) yang ada di desa Tebing Abang ini, selain itu juga penduduk nya rata-rata di bawa garis kemiskinan,

Advertisement

“Kalau bicara soal rumah taklayak huni isini tempatnya, saya sudah berulang kali mengajukan usulan baik rumah taklayak huni maupun aksesjalan seperti jalan setapak namun tidak pernah terkabul”terangnya pada
buanaindonesi.com selasa (29/4/14)

Dikatakannya sendiri terkadang prihatin sekali pada anak-anak yang baru mau masuk sekolah karna harus menempuh 40 Km dari dusun itu kedesa tetangga dengan melintasi hutan belantara di tambah  lagi seperti sekarang ini datang musim hujan mereka yang masih duduk di kelas 1 SD dengan usia baru 7 th harus berkubang lumpur demi mendapatkan pendidikan yang layak, sedangkan saya suda lebih dari puluhan kali mengajukan usulan jalan cor baik itu PNPM Mandiri Pedesaan maupun APBD namun tak pernah di hiraukan,

”itulah nasib kampung kami yang terisolir ini”ungkapnya

lebih dalam ia berharap pada pemerintah khususnya pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk melihat desanya,

“tolong lihat daerah kami, kami juga warga Banyuasin sama seperti desa-desa yang lain, yang kami di anak tirikan seperti ini kami juga butu pembangunan”harapnya

Advertisement