Garong Intai Kendaraan Bermuatan CPO

15.258 dilihat

MUSI BANYUASIN Buana Indonesia- Pengendara truk CPO saat ini nampaknya perlu lebih hati-hati. Alangkah lebih baik apabila saat mereka mengankut CPO jalannya  beriringan dengan rekan-rekan lainya. Pasalnya saat ini ada perampok berkeliaran mencari mangsa para pengendara truk yang membawa CPO.

Sepeti yang dialami oleh korban atas nama Sandi Lazuardi  salah seoran pengankut minyak CPO. yang saat ini telah menderita kerugian. Minyak CPO seberat 27 ton Yang dibanwa dengan mobil truknya  sudah raib dikuras oleh para perampok, beruntung nyawa korban masih tetap selamat

Advertisement

Kapolres Musi banyuasin AKBP Toto Wibowo Melalui Kasar Reskrim AKP Maruli Pardede saat dikompirmasi melalui ponselnya Minggu (21/11/11)membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa perampokan itu. “peristiwa perampokan itu terjadi pada hari selasa tanggal 17/11/2011 yang lalu didesa bailangu” ujarnya

Menurut Maruli Awal mulanya korban atas nama  Sandi Lazuardi berangkat dr rumah makan sekayu pkl 22.00 membawa cpo  seberat 27 ton, 2 penumpang an. ALKONI dan EDI yang  ikut serta dari Rumah Makan, dlm perjalan di desa bailangu sekitar pkl 23.00 tiba2 ada sebuah  mobil avansa warna hitam menghadang kendaraan yang dikemudikannya.

Tiba-tiba  salah satu pelaku turun dari mobil avansa dan langsung menodongkan pistol ke arah sopir, kemudian 4 pelaku lainnya juga langsung masuk ke mobil tangki, pelaku mengikat sopir dan 2 penumpang dengan lakban dan menutup matanya dg kain lap, kemudian sopir dan 2 penumpang di suruh pindah ke mobil avansa pelaku,

 Masih Menurut Maruli Pada tgl 18 nov skira pkl 06.00 sopir diturunkan di kebun karet desa mendis jaya bayung lencir dan di tinggal, setelah ditinggal sopir berusaha melepaskan ikatan dan berhasil dan langsung pergi ke polsek bayung lencir untuk melaporkan peristiwa yang elah dialaminya,

Belakanga mobil yang truknya  yang dikemudikan korban ditemukan warga didesa kali berau sudah dalam keadaan kosong.”saat ini kendaraannya telah diamankan dipolres Musi Banyuasin  sementara terhadap pelaku kita masih melakukan pengejaran” pungkas Maruli (bi)

Advertisement