BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH – Dana kompensasi lahan Puskesmas Desa Jontor Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam yang dilewati jalur SUTET diduga ditilap oknum tidak bertanggung jawab.
Menurut informasi Koordinator PT.PLN untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi ( SUTET) Kota Subulussalam, Suarto via Handphone, Rabu, 15 November 2017.Kata dia, pihak perusahaannya telah memberi sejumlah dana sebesar Rp.70.016.700, kepada Ambia Kepala Puskesmas Jontor melalui rekeningnya.Suarto mengatakan ia tidak ingat tanggal transfernya tapi tanggal kwitansi tertera 16 Juli 2017.
” Dana tersebut merupakan uang kompensasi terhadap lahan Puskesmas Jontor yang dilewati jalur SUTET. Besaran dana kompensasi berbeda setiap lahannya tergantung luas lahan yang dilewati SUTET, ” kata dia.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Jontor, Ambia membenarkan telah terima dana kompensasi lahan tersebut
“lebih kurang segitu” ujarnya.
Ambia menyarankan agar Buana Indonesia menjumpai Camat Penanggalan untuk info lebih lanjut.
Masih menurut keterangan Ambia masyarakat yg ada terkena lintasan tower SUTET, mereka juga mendapatkan bayaran yg sama.
“‘Dan tidak pernah memberitahukan dibagi dengan siapa, “‘ujar Ambia.
Ketika Buana Indonesia bertanya, bukankah dana 70 jutaan tersebut merupakan dana kompensasi utk jalur sutet dibawah lahan Puskesmas Jontor, yang tentunya lahan puskesmas tersebut punya Pemda. Sudah seharusnya dana kompensasi tersebut seharusnya masuk kas daerah.
” Tapi saya mau tau juga, ada gak peraturan/perwal tentang hal itu,karena pak harto tdk pernah mengatakan hal yang sedemikian sama saya,” ujar Ambia.
Ambia tak menjawab ketika ditanya terkait dana itu kemana.
Sementara itu, camat Penanggalan Raja Abdi B mengatakan bahwa dirinya membenarkan mengetahui terkait konpensasi pengganti lahan puskesmas disana, namun dirinya mengaku tak tau menau terkait kemanakan dana yang seharusnya menjadi milik pemda itu
” Saya mengetahui tentang adanya dana kompensasi tersebut.Tapi mengenai keberadaan uang tersebut disetor kemana saya tidak tahu, ” ujarnya.








