BUANAINDONESIA.CO.id, Aceh Utara – Baliho serta Atribut di kantor pembantu Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Sira Kabupaten Aceh di Gampong Mancang, Kecamatan Samudra dirusak orang tidak dikenal (OTK), Sabtu 10 Maret 2018.
Ketua DPW Partai Sira Aceh Utara Muslim Syamsuddin, mengatakan kepada media Baliho yang dipasang di Kantor Pembantu DPW Aceh Utara, di Gampong Mancang Kecamatan Samudra Kabupaten Aceh Utara, di rusak oleh OTK
Dikatakan juga sebelumnya atribut partai (bendera) yang terpasang di kantor juga pernah hilang.
“Pengerusakan baliho dan juga penghilangan sejumlah atribut Partai Sira, merupakan salah satu bentuk intimidasi,”ujarnya.
Muslim menegaskan Partai sira yang berazaskan Islam, merupakan partai silaturahmi, bukan partai penabur kebencian di dunia perpolitikan Aceh.
Dikatakan, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, bahwa dengan hadirnya Partai di Aceh, dapat menciptakan perpolitikan yang Islami di tanah serambi Mekkah.
Menurut dia, Teror politik yang menimpa partai Sira, merupakan bentuk kampanye terselubung yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak paham cara berpikir baik.
“Semua kader Partai Sira harus menahan diri, kita tidak boleh gegabah dalam menyikapi berbagai persoalan, sudah sangat pantas bila kader partai yang berazaskan Islam untuk bersabar dan menahan diri, agar pelaku intimidasi mengerti bahwa intimidasi itu bukan pruduk Islam, akan tetapi prodak zaman jahiliyah,”pungkasnya
Kontributor : Andri Syahputra








