Jawa Barat Provinsi Dengan Pemasangan Listrik Pedesaan Terbanyak di Indonesia

17.593 dilihat
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengecek listrik warga di desa Sukalilah Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Rabu, 7 Maret 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendapatkan piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai Provinsi dengan pemasangan listrik pedesaan rumah tangga terbanyak di satu provinsi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Advertisement

Bersamaan dengan itu, di Desa Sukalilah Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut 07 Maret 2018 PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat bersama dengan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat meresmikan penyalaan jaringan listrik pedesaan yang tersebar untuk 991 desa. Peresmian jaringan listrik pedesaan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero) Amir Rosidin, General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana, perwakilan Dirjen Ketenagalistrikan, Bupati Garut dan sejumlah tamu undangan.

Pemasangan listrik daerah pedesaan di pelosok Jawa Barat merupakan salah satu program prioritas unggulan demi mewujudkan Jabar Caang 2018, yakni tercapainya rasio elektrifikasi di Provinsi Jawa Barat 100 % pada tahun 2018. Diharapkan dengan terwujudnya Jabar Caang tahun 2018, dapat secara signifikan meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup warga di wilayah tersebut

“Harapan kami dari PLN kedepan setelah terwujudnya Jabar Caang ini adalah meningkatnya konsumsi listrik masyarakat untuk aktivitas yang produktif sehingga memberikan kualitas kehidupan yang lebih baik lagi,” tutur Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero) Amir Rosidin.

PT PLN (Persero) sangat berterimakasih atas dukungan terhadap realisasi pembangunan jaringan kelistrikan untuk Program Jabar Caang 2018 khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat terutama atas inisiatifnya yang secara konsisten untuk menyisihkan angggaran APBD untuk biaya penyambungan listrik bagi warga yang tidak mampu.

“Karena seringkali, listriknya sudah siap namun masyarakat tidak mempunyai kemampuan ekonomi untuk menyambungkan listrik,” ungkap Amir.

Selain itu pada kesempatan ini Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang telah terbangun selama ini.

“Dahulu di tahun 2008 saat saya pertama kali sebagai Gubernur rasio elektrifikasi di Jawa Barat hanya sekitar 65%. Sekarang dalam kurun waktu 10 tahun sudah tercapai 99,87%. Saya sangat berterimakasih kepada PLN yang sudah 17 tahun bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program listrik pedesaan untuk mencapai 100% pada tahun 2018 ini,” ucap Aher.

Dilain pihak , Kepala Desa Sukalilah Kecamatan Sukaresmi Asep Haris mewakili masyarakat penerima sambungan listrik pedesaan mengungkapkan rasa syukur karena listrik telah masuk di desanya.

“Warga saya untuk menikmati listrik harus menyambung dari rumah warga lain atau nyolok selama bertahun-tahun. Selain tidak aman, listrik yang dinikmati juga sangat terbatas. Alhamdulillah sekarang sudah dapat jaringan listrik secara merata. Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah dan juga PLN telah menerangi desa kami.”ucapnya.

Advertisement