
BANYUASIN, Buana Indonesia– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin menganggarkan Rp 9 Miliar guna pemindahan utilitas air bersih yang terkena dampak dari pelebaran jalan Kayu Are Kuning-Seterio.
Direktur PDAM Tirta Betuah, Ir Bakrie Harahap menyebutkan, jika dana tersebut digunakan untuk mengganti pipa sepanjang 8 KM didalam badan jalan yang tergerus proyek tersebut “Ada sepanjang 8 KM pipa yang tertanam dibadan jalan Palembang-Betung, khususnya mulai dari Kelurahan Kayu Are Kuning sampai RSUD Banyuasin. Pipa ini akan diganti baru seiring dengan pelebaran jalan yang dilakukan Pemkab Banyuasin dilokasi tersebut, anggaran yang dibutuhkan untuk mengganti pipa tersebut yakni Rp 9 Miliar,” kata Bakrie, kemarin rabu (20/02)
Diterangkannya, proses penggantian pipa mulai dari pipa induk hingga transmisi tersebut, sepenuhnya dilakukan oleh Dinas PU Cipta Karya (CK) Kabupaten Banyuasin, pihak PDAM hanya membantu menunjukkan jaringan yang harus diganti “Kita juga rencananya akan membangun semuanya serba baru, jika selesai baru disambungkan ke pipa induk agar distribusi air bersih kepada masyarakat tidak terganggu. Itu kita minta ke PU CK, agar pergantian pipa dan pelebaran jalan, tidak memutuskan air bersih ke rumah penduduk,” terangnya.
Namun, Bakrie sendiri tidak bisa memastikan, jika pelaksanaan pergantian pipa yang memakan anggaran Rp 9 Miliar tersebut bisa selesai cepat. “Yang tahu lama atau tidak itu PU CK, bisa 3 bulan atau lebih, kami hanya mendampingi,” bebernya menjawab wartawan.
Menurutnya, PDAM merupakan utilitas yang memakan dana besar untuk proyek pembuatan jalan dua jalur Kayu Are Kuning-Seterio tersebut. Karena, pemindahan utilitas untuk jaringan listrik, Pemkab Banyuasin hanya mengalokasikan dana Rp 680 juta.
Kepala PLN Cabang Pangkalan Balai, Bustani Hadi Wijaya kepada Wartwan menambahkan, jika dana tersebut dibutuhkan untuk membeli 20 tiang listrik cadangan, kabel, dan juga aksesoris listrik.,“Ya, untuk pelebaran jalan mulai dari Kelurahan Kayu Are Kuning hingga Kelurahan Seterio, kami mengusulkan anggaran sekitar Rp 680 juta untuk perpindahan instalasi yang terkena proyek tersebut. Alokasi dana tersebut sudah kami sampaikan ke Bupati Banyuasin sebelum puasa lalu,” ujar Bustani.
Diterangkannya, untuk pemindahan instalasi listrik disepanjang jalan yang terkena proyek tersebut, PT PLN menyiapkan 20 tiang listrik sebagai penyangga sementara kabel listrik, tiang sementara tersebut berguna agar jaringan listrik tetap mengalir ke rumah penduduk disaat pemindahan nantinya. “Jadi, kabel listrik dipindahkan ke tiang sementara agar pemadaman tidak dilakukan dengan jangka waktu yang lama. Karena, jika pemindahan tersebut dilakukan serentak menggunakan tiang yang lama, tentunya pemadaman akan lama dilakukan oleh kami untuk melindungi pekerja proyek pelebaran jalan tersebut,” pungkasnya. (Bi)







