
MUSI BANYUASIN, buanaindonesia.com- Kejadian tersebut diduga akibat dampak dari kegiatan pt medco di lokasi lapter P Yang mana lokasi tersebut lumpurnya menutupi parit jalan, sehingga aliran air yang turun dari lokasi lapter P tersebut masuk ke rumah-rumah warga yang berada dekat dengan sekitaran lokasi.
Saripudin salah satu warga talang duku yang kolam ikannya ikut terendam mengatakan banjirnya kolam ikan karna tanah lumpur yang berada dilokasi lapter p menyumbat parit jalan. Sehingga ketika hujan air mengalir kerumah rumah warga.
“Kolam ikan yang berada di sampiing rumah saya berisi 15 ekor labi / penyu, bahkan ada labi kesayangan yang mana labi/ penyu tersebut bila di ketek dengan tangan maka penyu/ labi tersebut bergerak mendekat “keluhnya
diterangkannya bukan hanya itu saja kerugiannya, yang paling menyedihkan tambak ikan yang dimilikinya juga ikut habis akibat terendam “Dan ikan sebanyak lebih kurang 2000 ekor habis, Kerugian di perkirakan lebih kurang sepuluh juta (Rp10.000.000.)”tegasnya
Lebih lanjut saripudin mengatakan disaat dirinya melakukan pertemuan dengan pihak medco untuk meminta ganti rugi atas apa yang telah menimpanya, pihak medco seperti tak mau bertanggung jawab “saat saya menemui Aded dan kussubandrio selaku perwakilan dari pihak medco mereka sudah menanggapi, namun mereka mengatakan akan di ajukan dulu keatasan, dan mereka mengungkapkan selaku dari pihak medco akan mengusahakan secapatnya. Namun sekarang sudah minggu ke 4 belum ada titik terang. Kalau gantung seperti ini , tidak ada kejelasannya berarti pihak perusahaan tidak mau tanggung jawab “jelasnya
kades teluk kijing III Yupanzer saat dikompirmasi melalui via hp mengatan bahwa permasalahan itu memang benar ada “saya sudah mempertemukan kedua belah pihak antara masyarakat dan medco. Pihak medco sendiri dalam hal ini diwakili pak Kussubario dan pak Aded untuk memantau turun kelokasi banjir, dan mereka mengakui kejadian tersebut dampak dari kegiatan pt medco di lokasi lapter P yang dekat dengan rumah warga dan medco juga sudah menyanggupi untuk memberikan kompensasi, namun waktu itu mereka mengatakan akan mengajukannya dulu ke manajemen perusahaan mereka” terang Yupanzer
Diharapkannya agar dari pihak medco sendiri jangan membiarkan persoalan ini semakin panjang “Harapan saya kepada pihak pt medco , agar persoalan ini segeralah di selesaikan dengan baik dan jangan dibiarkan berlarut larut, ungkapnya
terpisah humas pt medco Kussubandrio ketika saat akan dikompirmasi melalui via hp tidak ada jawaban, karna saat di telpon tidak mau mengangkat dan disms pun tidak ada balasan.(Cin)







