Wartawan Banyuasin Dimintai Keterangan Mapolres Banyuasin

10.779 dilihat
para wartawan saat mendatangi Mapolres Banyuasin
para wartawan saat mendatangi Mapolres Banyuasin

BANYUASIN, buanaindonesia.com- wartawan banyuasin datangi Mapolres Banyuasin guna dimintai keterangan terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana pembayaran  iklan untuk media berkisar setengah milyar yang digelapkan oleh PLT Humas Kabupaten Banyuasin Robbi Sandes Selasa (20/08/13)

Ibrahim Abadui (45) wartawan  dari Media Sumsel Post  mengharapkan kasus ini segara di proses secara cepat sehingga seluruh media yang ada di Kabupaten Banyuasin itu harus mendapatkan pelakuan yang sama “jangan ada istilah diskriminasi terhadap media” ujar Ibrahim Abadui salah satu wartawan yang memiliki jam terbang yang cukup tinggi di Sumsel.

Advertisement

Selain itu Deni Irama (30) dari media elekronik radio SIP FM Banyuasin mengatakan sangat menyayangkan nama medianya tidak ada di daftar humas pemkab Banyuasin Padahal katanya syarat mengajukan AdV/ Iklan itu harus ada  perwakilan (bit) Media di Pemkab Banyuasin “padahal seluruh kegiatan Bupati Banyuasin itu selalu disiarkan secara langsung maupun tidak langsung oleh radio kami jadi itu dibilang terlalu naif lah sampai media kami tidak ada didaftar penagihan iklan, ” ungkap Deni dengan nada kesal

Irawansyah Perdana (45)  selaku Pimpinán Umum  www.beritanda.com yang kebetulan langsung datang dari Jakarta menjelaskan, seharusnya humas Pemkab Banyuasin tidak berat sebelah ” Seharusnya anggaran publikasi media baik elekronik, maupun media cetak sudah masuk dalam anggaran pembiayaan publikasi yang masuk dalam APBD,” jelasnya.

Ditambahkannya Pemkab Banyuasin itu jangan mementingkan media lokal semata, Mengingat pembangunan Banyuasin ini juga di blow up secara nasional” Kalau satu dapat semua harus dapat, kalau satunya tidak dapat ya semuanya harus tidak dapat,” tandas Irawansyah.

Ahmad Hermanto (40) wartawan Sky TV (MNC Grup) menyesalkan rekan -rekan media yang sudah di banyar penuh oleh humas tidak mau bersatu dalam menyelesaikan permasalahan ini “setelah di bayar mereka menghilang satu persatu tanpa jejak dari teman – teman  media yang belum di bayar serta teman – teman  media yang meminta Adv, Dengan cara seperti itu berarti mereka mementingkan kepentingan sendiri,” tegas Anton.

Kapolres Banyuasin Achmad Iksan melalui Kanit Pidek IPDA Andi M Fatra mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari seluruh wartawan “kami akan meminta keterangan  seluruh media baik yang sudah dibayar maupun belum dibayar, serta media yang yang akan mengajukan kerja sama dengan Pemkab Banyuasin terkait Masalah dugaan penyalagunaan dana publikasi (iklan/ advetorial) yang ada di Pemkab Banyuasin yang dilakukan PLT Kabag Humas Banyuasin atas nama Robbi Sandes” tegasnya. (jns)

Advertisement