Rapuh Dan Banyaknya Lubang Hiasi Lantai Papan Disekolah Ini

15.275 dilihat
lantai sekolah yang penuh dengan lubang
lantai sekolah yang penuh dengan lubang

BANYUASIN, buanaindonesia.com- Sekolah Dasar Negeri 15 Rantau bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Banyuasin, pasalnya Siswa Siswi Sekolah tersebut terpaksa harus bersekolah dengan keadaan lantai papan sekolah yang rapuh dan berlubang.

yang mana tidak sedikit anak didik sekolah tersebut terjatuh dan terperosok lantaran banyaknya lubang yang berhamburan di lantai.

Advertisement

Sekolah yang berletak di Desa Muara Abab Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin ini sudah sering mengajukan usulan guna perbaikan dan rehap kepada pemarintah Kabupaten Banyuasin namun sampai saat ini masih juga belum mendapatkan tanggapan

Kepala Sekolah SDN 15 Rantau Bayur  Silawati mengungkapkan sudah sering mengajukan perbaikan ke Pemerintah Kabupaten Banyuasin namun masih belum mendapatkan tanggapan “kalau untuk mengatakan sudah berapa kali saya mengajukan usulan rehab perbaikan dan kapan terakhir Saya mengajukan usulan rasanya Saya malu untuk mengatakannya, karena Saya sudah bosan, mulai dari pengajuan ke Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD)Pendidikan, sampai ke Dinas terkait pun sudah sering Saya mengajukan, namun tak satupun usulan Saya membuahkan hasil ungkapnya kepada buanaindonesia.com Senin (04/11/13).

diterangkannya, mungkin Pemerintah baru akan membantu setelah jatuh korban “mungkin harus ada korban nyawa dari siswa saya akibatkan jatuh terbrosok di lobang yang mengangah di sekolah ini baru pemerintah tergerak”

“Kalau dari pihak sekolah sudah sering melakukan penambalan pada lubang-lubang karena hanya sebatas itulah yang kami bisa,  namun karena papannya sudah terlalu rapuh jadi lubangnya selalu ada, apalagi di dekat wc umum sana, sekarang sudah tidak bisah dipergunakan, karena lantai menujuh kesanah sudah rapuh semuah”terangnya.

“Saya berharap kepemirantah ataupun dinas terkait agar bisa membantu untuk perbaikan sekolah ini”pintanya.

terpisah Kepalah Desa Muara Abab, Dwi Sri Pangkualam, menanggapi terkait sekolah yang memprihatinkan tersebut, tidak bisa berbuat apa-apa “kepala sekolah memang sering minta pendapat dan bantuan saya ,namun saya tak bisa berbuat apa-apa, sedangkan dari tahun 2009 kemarin hinga saat ini desa kami saja belum pernah mendapat bantuan dana APBD kabupaten”

“jadi saya juga berharap pada pemerintah, terutama dinas yang terkait, tolong perhatikan nasib desa kami ini”harapnya.(amd).

Advertisement