BANYUASIN, Buanaindonesia.com- sapi dan kambing menjadi budi daya peternakan yang paling diminati di Desa-Desa Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, meskipun masih banyak kendala-kendala yang harus dihadapi, peternak di Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin selalu bisa mengatasinya.
Ketua Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan kehutanan (BP3K) Kecamatan Betung, Marsudi S.p menerangkan, berdasarkan data, jika dibandingkan dengan bertani dan budidaya perikanan hampir keseluruhan warga disini semuanya bertenak sapi dan kambing,“ dari data yang kami punya di Kecamatan Betung ini terdapat 7365 ternak sapi dan 1860 ternak kambing, yang terbagi dari beberapa Desa”ungkapnya pada buanaindonesia.com (26/11/13).
“Dan memang kami lebih kuat melakukan penyuluhan kebudidaya peternakan, namun karena terlalu banyaknya peternak sapi dan kambing jadi susah untuk memberikan pakan sampai-sampai hewan tersebut berkeliaran di kebun2 warga”terangnya.
Dijelaskannya, memang banyak kendala yang dihadapi warga dalam beternak sapi dan kambing, namun warga sudah bisa mengatasinya sendiri dengan ilmu yang kami berikan,” disamping susahnya pakan ada juga penyakit-penyakit yang biasa ditemui”
“untuk penyakit yang sering ditemukan pada ternak sapi adalah cacing hati sedangkan untuk ternak kambing penyakit yang sering ditemukan adalah penyakit kudilan (terserang jamur kulit atau kurap -red) yang mungkin disebabkan karena tercemarnya lingkungan.”jelasnya.
Dikatakan Marsudi, hampir semua penyakit yang ditemui dihewan ternak sudah bisa di tangani oleh peternak sendiri,”kalau untuk penyakit kudilan para peternak biasa mengatasinya dengan melakukan sanitasi/membersihkan tubuh ternak dengan cara dimandika air belerang”
“namun kami selalu memberi arahan ke peternak agar jangan hanya disanitasi saja, karena besar kemungkinan disebabkan kandang yang kotor jadi kami menghimbau kepda peternak untuk membuat kandang baru dilokasi yang lain dan membakar kandang yang lama dengan harapan segala jamur yang menyebabkan penyakit pada hewan ternak tidak tumbuh subur bahkan musnah.”pungkasnya.(ryn)







