7.362 dilihat

OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Para pengguna jalur lintas timur Palembang Ogan Ilir dan Agan Komring Ilir nampaknya mesti hati-hati pasalnya badan jalan disepanjang lintasan tersebut sudah banyak diwarnai lobang

Kurang lebih 50 KM dari Kota Palembang, menuju Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komring Ilir sudah dihiasi dengan lobang. Yang diameternya 1,4 M dan kedalamanya hingga 1,5 M sehinga sering kali membuat kemacetan dan tak jarang terjadi kecelakaan, 

Advertisement

Intensitas curah hujan dan volume kendaraan yang overweight ( Melebihi Muatah) diduga menjadi salah satu pemicu berlobangnya sejumlah jalan lintas timur tersebut

Informasi yang berhasil dihimpun Kemarin (13/12/13) ada salah satu mobil minibus mengalami patah As roda bagian belakang, akibat terjebak dilobang yang berisi genangan air hujan. 

Menurut salah satu pengendara motor, rhandy, mahasiswa unsri yang sering bolak balik palembang indralaya. Saat ini dirinya selalu cemas kalau harus pulang larut malam kepalembang, apalagi saat suasana hujan, sebab selain banyaknya deretan mobil yang berkapasitas puluhan ton yang selalu berjejer rapat, lobang yang menganga juga menjadi perhatian bagi pengendara motor sperti dirinya,”kalaupun harus pulang terpaksa Pelan-pelan asal selamat” ucapnya Rhandy jum’at (13/12/13)

Menanggapi Hal ini, Kabid Investigasi LSM/NGO Putra Bangsa Mandiri, sulyadi, MH.mengatakan bahwa pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah harus tau dampak dari kerusakan jalan yang berlobang tersebut akan berakibat pada menaik nya angka kecelakaan lalu lintas.
“Intensitas curah hujan yang tinggi dapat membuat lobang yang tadi nya kecil semangkin membesar dengan di lalui oleh kendaraan Overload” tandasnya Mardini

Pemerintah daerah sebagai mediator ke pemerintah pusat, untuk melakukan pencermatan untuk mengambil langkah-langkah melakukan perbaikan, agar tidak berdampak kepada pengguna jalan.

“Kepada pengendara khususnya kendaraan roda dua untuk berhati-hati agar tidak terjebak dalam lobang-lobang pada badan jalan yang semangkin hari semangkin dalam dan besar diameternya. Safety first” pungkas sulyadi (miel)

Advertisement