
OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Penetapan dan penerapan kurikulum baru pada tahun ajaran 2013/2014 sempat membuat banyak kepala sekolah kebingungan,
Pasalnya penetapan dan penerapan kurikulum baru tersebut sampai dengan semester pertama tahun ajaran 2013/2014 belum diperjelas, sementara Tahun ajaran 2013/2014 sudah berjalan hingga Desember 2013 atau sudah semester pertama akibatnya, bembuat kebingungan untuk menghadapi ujian nasional nantinya. Seperti yang diutarakan salah satu kepala sekolah SDN yang ada di Kabupaten OI berinisial Sar (49).
Hal senada juga dikeluhkan Muh (52) salah satu Kepala sekolah SDN yang ada di OI. “Terus terang kami bingung, kurikulum mana yang harus dipakai, katanya untuk tahun ajaran 2013/2014 ini ada kurikulum baru, sementara sampai saat ini belum ada petunjuk dari dinas pendidikan kurikulum atau buku mana yang menjadi acuan kegiatan belajar mengajar disekolah”, Keluh Sar kepada buanaindonesià.com ini Sabtu (14/12/13)
Sementara Muh yang juga sempat mengeluh mengatakan pihaknya kebinggungan disaat akan menghadapi ujian nasional nantiny “kami itu bingun kalo nanti nak menghadapi Ujjian Nasional, buku panduan mana yang harus kami pakai, kami berharap pihak dinas pendidikan cepat memberikan kejelasan”, ujar Muh.
Sementara itu Kepala dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten OI Drs.H.Sidharta, SE, MSi melalui Kasi Kurikulum TK/SD Disdik OI Saihusin.SPd, MSi menanggapi hal tersebut saat dikonfirmasikan menjelaskan, Sebenarnya pihak kepala sekolah jangan bingung karena penerapan kurikulum baru tersebut belum berjalan.
Memang diakui oleh Saihusin adanya kurikulum baru, namun pada tahun ajaran 2013/2014 ini. Ada tiga sekolah sasaran penerapan kurikulum baru tersebut yaitu SDN 1 Indralaya Selatan, SDN 2 Meranjat Indralaya Selatan dan SDN 8 Pemulutan Barat, itupun kurikulum baru tersebut hanya berlaku untuk pelajaran kelas I dan IV.
Sementara untuk pelajaran kelas II dan V. Lanjut Saihusin akan diterapkan pada tahun ajaran 2014/2015, begitu pula untuk kelas III dan VI akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2015/2016 nanti.
DitamTambahkan Saihusin, Sementara ketiga sekolah yang menjadi sasaran atau contoh tersebut saat ini guru-gurunya sudah mulai dilatih, berikut buku-bukunya sudah diberikan.
Menjawab keraguan dan kebingungan kepala sekolah yang ada di Kabupaten OI terkait pemberlakukan kurikulum baru, Saihusin menegaskan jangan bingung dan jangan ragu. Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya dan Tetap Memakai Kurikulum lama
” Kepada seluruh kepala sekolah yang ada di OI jangan bingung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa dengan buku panduan yang ada dan tetap memakai kurikulum lama”, Tegas Saihusin.
Tambah Saihusin untuk menghadapi Ujian Nasional, itu urusan nanti, yang penting kegiatan belajar mengajar seperti biasa dan berjalan lancar sesuai dengan harapan.”Kalau masalah UN, mungkin persoalannya sudah beda karena ada wacana untuk tingkat SD tidak diberlakukan UN lagi, mungkin ada tekhnis lain, kita juga belum tau kepastiannya, paling kalau ada ketentuan baru secepat mungkin akan kami beritahukan kepada kepala sekolah”, ujar Saihusin meyakinkan (mie)







