Pegawai Puskesmas Betung Diduga Sering Malas Ngantor

13.126 dilihat
ilustrasi letak puskesmas Betung Kabuoaten Ogan Ilir
ilustrasi letak puskesmas Betung Kabuoaten Ogan Ilir

OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Kepala Puskesmas Betung Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir  dan pegawainya diuga sering bolos kerja, akibatnya masyarakat Betung malas berobat ke Puskesmas tersebut.

Norman warga Kecamatan Lubuk Keliat menerangkan, baru-baru ini dirinya pernah hendak berobat ke Puskesmas Betung yang ada Jl. Sultan Mahmud Badaruddin 2 No. 1 Ds. Betung, Kec. Lubuk Keliat Namun, Dokter, dan pegawainya tidak ada. “Yang ada hanya pegawai TKS (Tenaga Kerja Sukarela- red) nya. Bukannya kita tidak percaya dengan TKS ini, hanya saja kita kurang puas berobat, kalau tidak dipriksa dokternya langsung,” keluhnya pada awak Media  kemarin.

Advertisement

Tak hanya dirinya katanya yang mengeluhkan Puskesmas Betung, melainkan banyak warga juga mengeluh. “Kita tidak tahu persis apa yang membuat pegawai dan dokter ini jadi malas. Yang pasti, kejadian ini sejak adanya berobat gratis ini,” terangnya.

Apa yang disampaikan Norman ini bukan tanpa alasan, dibeberkannya, bahwa jika berobat di klinik atau dirumah bidan dan dokter, pelayanan cepat sekali dilakukan. “Ini karena kita bayar, kalau di Puskesmas kan tidak bayar,” beber pria berkumis ini.

Hal senada juga diungkapkan, Zahro, salah satu Ibu Rumah Tangga di Desa Betung menurutnya, memang benar Puskesmas Betung, pegawai dan dokternya sering malas-malas kerja.

“Datang sudah telat, pulangnya cepat. Ya, kadang datang jam 9 sampai jam 10 pagi, pulangnya jam 12, lewat dari jam 12, jangan harap akan ditangani dokternya langsung,” tuturnya. Jika pegawai Puskesmas Betung pun ada lanjutnya, dilayani setengah hati.

“Kami peratikan, malah TKS-nya yang melayani sepenuh hati. Untuk itu, kami minta pihak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, dalam hal ini Dinas Kesehatan jangan tidur saja dikantor, sekali-sekali kelapangan, tinjau keadaan Puskesmas Betung. Jadi, tahu apakah mereka ini bekerja atau tidak,” tegasnya.

Menanggapi keluhan masyarakat atau paseinnya ini, Kepala Puskesmas Betung , Ismantoro membantah, bahwa katanya, apa yang disampaikan masyarakat tersebut tidak benar.

“Kalau saya dua minggu yang lewat memang benar tidak masuk selama 44 hari, karena mengikuti diklat PIM. Saya juga selama ini masuk terus, dan melayani pasien dengan baik. Pegawai saya juga, masuk terus,” ujarnya dihubungi via ponselnya, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, H Kosasi hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi, dihubungi via ponselnya aktif, namun takkunjung diangkat, sms tak kunjung dibalas. (Mie)

Advertisement