Asbabun Nuzul Surat Al Kahfi
BIANAINDONESIA.CO.ID, Seperti yang telah banyak diketahui, bahwa untuk memahami surat Al Kahfi dalam Al qur’an tidak bisa hanya berdasarkan hasil terjemahan saja atau alih bahasa, namun perlu juga dipelajari tentang sebab-sebab turunya ayat. Atau latar belakang. Turunya ayat. Yang sering disebut asbabun nizul.
Bukan saja surat Al Kahfi, namun Setiap surat dalam Al qur’an yang Allah turunkan pasti mengandung maksud dan tujuan serta sebab-sebab turunya ayat tersebut, atau asbabun nizulnya.
Baca juga : Macam-macam Salat Sunah Dan Manfaatnya
Menurut Ibnu Taimiyah, hmengetahui asbabun nuzul suatu ayat Al qur’an bisa membantu memahami pesan-pesan yang terkandung didalam ayat Al qur’an.
Dikutip dari tafsir Jalalain, asbabun nuzul surah al kahfi adalah pengujian terjadap kenabian Muhammad oleh orang Yahudi. dengan tiga hal.
Baca juga : Cara Mengerjakan Salat Tahiyatul Masjid
Tiga hal itu diantaranya tentang para pemuda (ashabul kahfi) di masa silam yang pergi mengasingkan diri dari kaumnya;
Dan tentang masalah roh.
Mau Ikutan Berpenghasilan Pasif 100 Juta Perbulan Daftar di sini
Jika Nabi Muhammad SAW mampu menjelaskan tentang prihal yang ditanyakan, maka ia benar-benar diakui sebagai nabi. Sebaliknya, jika tidak mampu menjelaskan maka ia bukan seorang Nabi.
Baca : Bupati Garut Nantikan Kedatangan Wisatawan
Menurut Ibn Katsir, asbabun nuzul surah al kahfi adalah kaum Quraiys ingin mempertanyakan tentang Nabi Muhammad kepada pendeta Yahudi. Dan pendeta Yahudi itu pun menyuruh utusan Kaum Quraiys untuk menanyakan tiga hal kepada Nabi. Jika Muhammad mampu menjawab ketiga hal itu maka ia benar-benar Nabi yang diutus, tapi jika tidak maka dia hanya orang yang mengada-ada saja. Ketiga hal itu meliputi: tentang sekelompok pemuda yang pergi pada masa terdahulu, tentang seorang laki-laki penjelajah sehingga mencapai belahan bumi sebelah timur dan barat, serta tentang ruh dan penjelasannya.
Setelah ketiga hal itu ditanyakan kepada Nabi, beliau menjanjikan akan menjawabnya esok hari. Namun sampai tiba saatnya, sesuai yang dijanjikan Nabi belum juga mendapat wahyu. Bahkan higga 15 hari sehingga membuat geger kota mekah.
Mau Ikutan Berpenghasilan Pasif 100 Juta Perbulan Daftar di sini
Tentu kejadian ini membuat Nabi Muhammad sangat bersedih. Kesedihan Nabi Muhammadpun bertambah ketika mendengar gunjingan para penduduk Mekkah. Namun ditengah kesedihan yang dalam Jibril akhirnya membawa surah Al. Kahfi. Karnanya, ada kalangam menafsirkan, bahwa surah Al Kahfi adalah teguran terhadap kesedihan Nabi. terhadap kaum Quraisy dan jawaban atas persoalan pemuda, seorang penjelajah dan firman Allah ta’ala tentang ruh, yang ditanyakan kaum Quraiys.
Terhusus sebab-sebab turunya Surat Al Kahfi ayat 60-82. Banyak Ulama menafsirkann.
Turunya surat Al Kahfi ayat 60-82 itu merupakan teguran Allah terhadap kesombongan nabi Musa, karna merasa paling pandai dimuka bumi.
Kebanggaan berlebihan atau kesombongan Nabi Musa. Itu terlontar ketika nabi Musa ditanya oleh kaumnya tentang orang yang paling pandai.
Mau menikatkan palafom rezeki Hingga 100 Juta perbulan daftar di sini Gratis
Mau menikatkan palafom rezeki Hingga 100 Juta perbulan daftar di sini Gratis
Tidak lama berselang, setelang mengaku paling pandai turun lah surat Alkahfi ayat 60-80. Berisikan pemberitahuan terhadap Nabi Musa bahwa ada manusia yang lebih pandai darinya. Yaitu Nabi Hidir.
Alhasil berkat Petunjuk Allah akhirnya Nabi Musa bertemu dengan nabi Hidir dan hendak belajar dengan Nabi Hidir.
Namum karna nabi musa tidak bisa memenuhi syatat dari nabi Hidir sehingga keinginanya untuk belajar dengan nabi Hidir kamdas di tengah jalan








