Asda 1 tinjau Lokasi Longsor Di Desa Sukahurip

22.491 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Hujan lebat yang terjadi sore hari , Kamis 23 Desember 2021 di sekitaran Pangatikan mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor, longsor terjadi di empat titik daerah kampung Cicapar Lebak RT 3, RT04, RW 08 desa Sukahurip kecamatan Pangatikan kabupaten Garut.

Menerima informasi adanya longsor, Asisten Daerah bidang Pemerintahan yang juga menjabat Plt Kepala Dinas Pendidikan Garut H Suherman didampingi Sekmat Pangatikan Idad Badrudin, Namin Komsos Koramil 1103 Sucinaraja Pelda Surani, Kepala Korwil Wanaraja Kusnadi, Kepala Desa Sukahurip Asep Rukman langsung mendatangi tempat terjadinya longsor.

Advertisement

Kepada Buanaindonesia, Suherman menerangkan, bahwa informasi adanya kejadian longsor di desa Sukahurip kecamatan Pangatikan diterimanya saat melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan di kantor Korwil Pendidikan Wanaraja.

” Saat itu saya sedang ada kegiatan penyerahan bantuan bagi empat siswa Sekolah Dasar ( SD ) yang ada di wilayah Wanaraja, tiba – tiba menerima laporan adanya kejadian longsor di wilayah desa Sukahurip kecamatan Pangatikab , untuk itu saya langsung menuju lokasi terjadinya longsor” terang Suherman.

Dikatakan Suherman, ada beberapa rumah yang terkena longsoran tanah , serta lokasi sekolah dasar yang sangat berbahaya dan sewaktu – waktu bisa mengakibatkan longsor.

” Dari data yang diterima oleh saya, ada 10 rumah yang terkena longsoran tanah , dan satu sekolah yang rawan longsor, bahkan tanahnya sudah tergerus longsor dan menimpa satu rumah milik bapak Alo Supiadin” kata Suherman.

Sambungnya, untuk penanggulangan sementara, Pemkab Garut akan segera menurunkan bantuan bagi para korban longsor, kami telah menugaskan beberapa dinas terkait diantara BPBD, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan serta PMI Garut yang saat ini dalam perjalanan menuju ke lokasi longsor.

” Sedangkan untuk pencegahan bangunan sekolah, secepatnya akan segera dibangunkan Tanggul Penahan Tanah ( TPT ), karena kalau tidak demikian sangat membahayakan bagi siswa yang belajar apalagi kalau terjadi hujan lebat lagi” ujarnya.

Sementara menurut Idad Badrudin Sekertaris Camat Pangatikan yang mendampingi Asisten Daerah satu kepada media mengatakan, longsor terjadi karena adanya pengikisan tanah akibat adanya hujan lebat yang terjadi pada sore tadi.

” Akibat curah hujan yang cukup lebat tadi sore mengakibatkan terkikisnya tanah yang ada di SD Sukahurip 1 sehingga longsor dan menimpa rumah Alo Supian, serta ambruknya tanggul milik Pak Iwan yang menimpa rumah Pak Oma, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan seluruh warga sudah di evakuasi” terang Idad.

Hal yang sama disampaikan Kepala Desa Sukahurip Asep Rukman, menurutnya, dari data yang ada, akibat kejadian ini ada 10 rumah di wilayah kampung Cicapar yang terdampak longsor dengan jumlah 40 jiwa,

” Saat ini kami beserta warga masyarakat bergotong royong untuk membersihkan material tanah yang ada di rumah – rumah yang terkena longsor” ujar Asep.

Masih kata Asep, selain terjadi longsor, ada juga daerahnya yang saat ini mengalami kebanjiran masih di wilayah desa Sukahurip.

” Ada juga warga kami yang mengalami kebanjiran saat ini, yakni di wilayah RW 10 , dan merendam hampir satu RT” terangnya.

Advertisement