Banyuasin Penghasil Beras Terbesar ke 4 Nasional

31.025 dilihat
Banyuasin Penghasil Beras Terbesar ke 4 Nasional

BUANAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA- Banyuasin ternyata merupakan satu-satunya kabupaten yang masuk Top Ten daerah penghasil beras terbesar di Indonesia. Bahkan, Banyuasin Penghasil Beras Terbesar ke 4  Indonesia.

Kabupaten Banyuasin juga merupakan satu-satunya penghsil beraa terbesar di Pulau Sumatera.

Mau Ikutan Berpenghasilan Pasif 100 Juta Perbulan Daftar di sini

Advertisement

Berdasarkan rilis Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian data produksi 2019 hasil Kerangka Sampling Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS).Banyuasin berada diurutan ke 4 se Indonesia, setelah Indramayu, Kerawang dan Subang Jawa Barat

Kabupaten yang dipimpin Bupati H Askolani dan Wabup H Slamet dengan program SERASI ini berhasil mengoptimalkan lahan rawa menjadi lahan persawahan padi yang produktif.

Baca juga : Shalat Malam Adalah Shalanya Para Nabi & Rasul 

Banyuasin memiliki luas panen padi 208,598 hektar, sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton GKG dan produksi beras sebesar 519.684 ton.

“Terima Kasih para Petani di berbagai pelosok Kabupaten Banyuasin. Kerja keras kita membuahkan hasil yang membanggakan, “kata Bupati Banyuasin H Askolani.

Kabupaten Banyuasin menjadi satu-satunya Kabupaten di Pulau Sumatera dan di Provinsi Sumsel yang masuk 10 daerah penghasil beras terbesar di Indonesia

“Ini merupakan suatu kebanggaan dan sekaligus bentuk pengakuan secara nasional terhadap Kabupaten Banyuasin.’ ucap Bupati Banyuasin H Askolani.

“Keberhasilan ini untuk rakyat Banyuasin khususnya para petani” imbuhnya

Mau Ikutan Punya Pendapatan Pasif 100 Juta Perbulan Daftar di sini

Askolani, berharap keberhasilan itu menjadi motivasi untuk semakin giat lagi dalam mengolah lahan-lahan pertanian di Kabupaten Banyuasin menjadi lahan yang produktif dan menghasilkan.

Melalui program Petani Bangkit, terang Bupati, produksi beras di Banyuasin masih bisa ditingkatkan melalui pemberian bantuan stimulus

Stimulus itu tambah Askolani, bisa berbentuk benih, pupuk, alat mesin pertanian, asuransi pertanian dan dana KUR.

“Komitmen kita hasil produksi pertanian harus terus meningkat dan petani harus sejahterah.” Tegasnya

“akam mendorong Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk terus memberikan perhatiannya berupa bantuan stimulus seperti benih, pupuk, alat mesin pertanian, asuransi pertanian dan dana KUR,” tambahnya.

Mau menikatkan palafom rezeki Hingga 100 Juta perbulan daftar di sini Gratis

Mau menikatkan palafom rezeki Hingga 100 Juta perbulan daftar di sini Gratis

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi mengungkapkan melansir data produksi 2019 hasil Kerangka Sampling Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS), ada 10 kabupaten yang produksi beras tertinggi tahun 2019.

“Perolehan angkat produksi berasnya dengan menggunakan konversi 57,3 persen dari produksi padi. Ini merupakan perhitungan yang dikeluarkan BPS.” kata Suwandi di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Advertisement