Bapemperda Jelaskan Perubahan Tata Tertib DPRD Sumsel

7.259 dilihat

Pimpinan dan Anggota DPRD Sumsel mendengarkan Penjelasan Perubahan Tata Tertib DPRD Sumsel pada Rapat Paripurna XXXVIII (38) dengan agenda Penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tentang Perubahan atas Peraturan DPRD Sumsel No. 22 tahun 2020 Tentang Tata Tertib DPRD Sumsel.

 

Advertisement

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel, Kartika Sandra Desi, SH didampingin Wakil Ketua DPRD, H.M. Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM, dihadiri oleh Wakil Gubernur, Ir. H. Mawardi Yahya, serta Perwakilan OPD / Tamu undangan lain secara langsung dan virtual. Senin 11 Oktober 2021

Mengawali Rapat Paripurna, Pimpinan Rapat menjelaskan secara umum latar belakang landasan serta urgensi perubahan Tata Tertib DPRD dimaksud, dilanjutkan dengan agenda utama, penjelasan terhadap perubahan Tata tertib dimaksud.

Dalam penjelasan Bapemperda yang diketuai H. Toyeb Rakembang, S.Ag, dan dilaporkan oleh Wakil Ketua Bapemperda, H. Nopianto, S.Sos, MM, disampaikan Hasil Kajian Bapemperda terkait perubahan Tatib yang menyesuaikan peraturan dan kondisi terkini :

“Hasil kajian Bapemperda atas Peraturan DPRD Provinsi Sumatera Selatan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Tata Tertib, pada beberapa bagian baik redaksional maupun substansi yang perlu ditambahkan dan disempurnakan untuk menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan situasi kondisi saat ini” Jelasnya.

Setelah Pembacaan penjelasan, dilanjutkan dengan pembacaan Draft SK Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) oleh Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S. Basyeban, S.H. MM. Kemudian dimintakan persetujuan terhadap SK tersebut kepada peserta rapat paripurna, dan setelah semua sepakat, rapat paripurna diakhiri dengan penandatanganan SK Pembentukan Pansus oleh Kartika Sandra Desi, SH.

Pansus yang diketuai H. Nopianto, S.Sos, MM akan membahas dan meneliti Perubahan Tata Tertib tersebut mulai dari tanggal 11 sampai 20 Oktober 2021, yang hasilnya akan dilaporkan Rapat Paripurna XXXVIII 21 Oktober 2021 mendatang. (ADV)

Advertisement