
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Tabligh akbar yang menghadirkan penceramah, ustad Bahtiar Nasir hang sebelumnya diisukan mendapat penolakan – penolakan pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut berlangsung aman. Amannya Tabligh akbar dengan tema “Garut Bumi Islam” itu, dianggap menjadi bukti umat Islam di Garut tidak mudah diprovokasi dan tidak mau diadu domba.
Bupati Garut mengucapkan rasa terima kasih terhadap peserta Tabligh Akbar yang bukan saja hanya warga Garut, namun banyak datang dari berbagai daerah
” Selaku bupati garut kami mengucapkan terimakasih atas terjalinnya saling menghormati diantara ormas islam sehingga tablig akbar berjalan aman dan kondusif,” ungkap Bupati Garut Rudy Gunawan Kepada Buana Indonesia, sabtu 11 November 2017.
Disampaikan bupati, hal ini menunjukan bagaimana sikap Ukhuwah Islamiyah di Garut sangat baik, sehingga antara mereka bisa saling menjaga dan mendukung penyelenggaraan acara ini,
“‘Ini menunjukan sikap ukhuwah islamiah di garut sangat baik,” ujarnya.
Diakhir pembicaraan, Rudy Gunawan sekali lagi mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam perhelatan Tablig Akbar tanpa terkecuali,
” Untuk NU Garut, MUI, DKM Masjid Agung Garut,KH Abdul Halim, Bapak Kapolda dan TNI dibawah Koordinasi Danrem dan Dandim serta warga Garut ,ini membuktikan bahwa Umat Islam dan Ormas yang ada di Garut tidak mudah di adu domba oleh oknum oknum yang akan memecah belah persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila,” pungkas Rudy.









