Giri Selalu Siap Mendengar dan menyerap Aspirasi Masyarakat

8.245 dilihat

H. M. Giri Ramanda N Kiemas, S.E., M.M., Wakil ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, dari daerah pemilihan 6 meliputi PALI, Prabumulih dan Muaraenim.  Reses Tahap II Tahun 2023 untuk menyerap serap aspirasi masyarakat. Reses mulai tanggal 02 – 09 September 2023.

Tempat yang dikunjungi saat reses di Kecamatan Empat Petulai Dangku dan Rambang Niru Muara Enim. kegiatan tersebut di lapangan bola desa Tebat Agung Kecamatan Rambang Niru. Dibuka, oleh Camat Rambang Niru Fredy Febriansyah, S. STP., M.Si.,

Advertisement

H. M. Giri Ramanda N Kiemas, S.E., M.M., hadir juga ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki, B.Sc., Mukarto, Yupi, Suherli Asgap, (anggota DPRD Kabupaten Muara Enim) fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan juga Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang DPC-PDI-P Kabupaten Muara Enim Akhmad Imam Mahmudi, berserta pengurus partai moncong putih

Dalam sambutannya, Giri menyampaikan kepada masyarakat. Bahwa, tujuan kedatangannya bersama anggota DPRD Kabupaten Muara Enim. Tidak lain, untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat.
Dia menegaskan, akan selalu siap mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat. Baik, itu usulan di bidang sektor perekonomian UMKM, pembangunan, prioritas tenaga kerja lokal, maupun kepengurusan sertifikat tanah.

Dikatakan, penyebab terjadinya keterlambatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muara Enim saat ini, karena pengaruh seringnya berganti kepala daerah.

“Muara Enim ini, Kabupaten yang paling sering berganti Kepala daerah. Dalam satu periode. Sudah, lima kali berganti kepala daerah,”. Kata Giri dalam acara Reses

Masih kata Giri seringnya berganti kepala daerah, akan mempengaruhi fokus kerja para pemangku kebijakan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

 

“Kalau Pj kepala daerah yang menjabat paham kondisi Muara Enim. Tapi, fakta yang terjadi saat ini, rata-rata Pj kepala daerah yang menduduki jabatan tidak paham secara mendalam kondisi Kabupaten Muara Enim,”ujarnya

Selanjutnya, usulan masyarakat yang telah disampaikan saat Reses ini. Akan menjadi bahan pokok pikiran dan diskusi kami, untuk di masukan ke anggaran APBD Kabupaten Muara Enim. Karena, rata-rata usulan yang kami terima. Kebanyakan, menjadi kewenangan DPRD Kabupaten Muara Enim.

“Semua usulan yang telah disampaikan. Akan kita sampaikan dalam rapat pariipurna untuk diteruskan ke pihak terkait,” ( ADV)

Advertisement