
PALEMBANG, buanaindonesia.com– Tahun baru 2014 tidak baik buat pemakai Gas Elpiji 12 Kg karena jenis Elpiji ini mengalami kenaikan dengan harga yang melambung.
Mulai, 1 Januari 2014, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual Elpiji 12 kilogram (kg) subsidi dari Rp 5. 850/kg naik menjadi Rp 9.809/kg. Sehingga harga jual dari Pertamina sebelumnya Rp 70.200/ tabung menjadi 117.708/ tabung.
Di kota Palembang harga Elpiji 12 Kg dipatok disetiap depot berbeda-beda mulai dari harga Rp 125.000-130.000/tabung. Manager Senior Supervisor Eksternal Relations Pertamina Marketing Operation Region/II Sembagsel Alicia Irzanova mengatakan kepada wartawan, Kamis (2/1) 2014 stok Elpiji 12 Kg wilayah Sumsel sebanyak 5700 MT.
Sedangkan untuk konsumsi Elpiji 12 Kg setiap hari di Sumsel sekitar 110 MT.”Kita juga telah mempersiapkan stok Gas Elpiji 3 Kg sebanyak 480 MT/hari,”katanya.
Di kota Medan Gas Elpiji 12 kg dijual dengan harga Rp 135.000/tabung- Rp 140.000/tabung. Sedangkan di Papua harga jual Elpiji 12 kg jauh lebih mahal, karena tembus Rp 310.000/tabung. Lalu di kota Solo yang pernah dipimpin Jokowi harga Elpiji 12 Kg dijual dengan harga Rp 132.000/tabung . (*/diambil dari berbagai sumber)






