Istri Gubernur Disebut Meminta Jam Tangan Seharga 7,5 Juta

6.375 dilihat
model Jam tangan yang disebut - sebut diminta istri Gubernur Sulsel melalui stafnya. Hal ini terkuak di dalam sidang hak angket DPRD Sulsel

BUANAINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Nama Lestiati Fachruddin, Istri Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melalui stafnya bernama Sada, disebut – sebut meminta kepada Muhammad Hatta Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel untuk dibelikan sepasang jam tangan kesehatan seharga Rp 7,5 Juta untuk satu jam tangan.

Permintaan Ibu Gubernur itu, diungkapkan oleh Muhammad Hatta mantan Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel di sidang sesi tertutup Panitia Hak Angket DPRD Sulsel.

“Ya, Hatta menceritakan permintaan Ibu Gubernur itu secara detil di sidang minggu lalu,” kata Wawan salah satu panitia hak pada wartawan ketika dikonformasi tentang cerita Hatta itu, Sabtu kemarin.

Menurut Hatta yang dicopot Gubernur dari Jabatannya sebulan lalu, Staf Ibu Gubernur di Rumah Jabatan Gubernur itu, bernama Sada yang tidak hanya datang ke dirinya menyampaikan permintaan Ibu Gubernur dibelikan sepasang jam tangan kesehatan, tetapi Sada ini juga menyampaikannya ke Lutfi Natsir.

“Kami berdua tau persis permintaan ini,” kata salah satu Panitia hak angket yang enggan disebutkan identitasnya, mengutip cerita Hatta di sidang.

Sada Staf Ibu Gubernur itu, mengatakan ke Hatta, bahwa jam tangan itu ada dijual di Makassar dan sada memberikan brosurnya jam tangan kesehatan itu ke Hatta. Kenapa sepasang, kata Sada karena satu untuk Pak Gubernur dan satu untuk Ibu Gubernur.
Temuan pembelian jam tangan kesehatan itu, merupakan hasil pemeriksaan inspektorat dan KPK.

” Yang temukan jam tangan ini dan perjalanan Fiktif Gubernur ke Jepang, adalah KPK,” kata Hatta kembali dikutip oleh Anggota Panitia Hak Angket DPRD Sulsel yg tidak mau disebutkan jati dirinya.

Sementara itu Lanyalla Soewarno Ketua Badan Koordinasi (Badko HMI) Sulbar, meminta tokoh masyarakat, cendekian atau kalangan kampus dan pemuda mau hadir di sidang-sidang Hak Angket, agar tahu persis bagaimana Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel memimpin dan mengelola pemerintahannya.

“Hadir dan saksikan langsung. Agar tau, bahwa Nurdin Abdullah mengelola Pemprov Sulsel, seperti mengelola perusahaan keluarga,” kata Lanyalla Soewarno yang mahasiswa Program S2 UNM ini pada wartawan, Minggu siang, 28 Juli 2019.

Menurut Lanyalla, masyarakat luas dibenarkan untuk hadir di sidang-sidang Hak Angket, karena sidang-sidangnya terbuka untuk umum.

“Mahasiswa Sospol seharusnya memenuhi ruang sidang, karena hadir di sidang sama dengan dengan kita sedang ber-KKN,” katanya sambil mengingatkan Gubernur Sulsel menjadi Gubernur pertama yg di Hak Angket, dalam sejarah bangsa ini.

Ditanya tentang penting tidaknya Lestyati Fachruddin istri Gubernur Nurdian Abdullah dipanggil oleh Panitia Hak Angket. Lanyalla mengatakan, sangat penting, karena dalam sidang-sidang Hak Angket terungkap, kalau Ibu Gubernur itu memiliki peran penting.

“Peran penting apa, silahkan hadir mendengarkan keterangan Ibu Gubernur di forum sidang Hak Angke DPRD Sulsel,” katanya sembari tersenyum.