JNIB : Apreasiasi KPK Terkait Penangkapan Edhy Prabowo

9.979 dilihat
Ketua Umum JNIB, Nachung Tajuddin. Kamis 26 November 2020.

BUANAINDONESIA, JAKARTA- Jaringan Indonesia Baru (JNIB), merupakan salah satu relawan Jokowi, kecewa terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) periode kedua Jokowi, karena diduga korupsi berjamaah dibawa panji partai dengan mengatur ekspor benih lobster.

KPK menangkap Edhy Prabowo bersama keluarga, teman karib, staf Kepresidenan dan kroni se-partainya di Gerindra, sepulang dari Amerika Serikat di bandara Soekarno-Hatta. Rabu dinihari, 25 November 2020, pukul 01.23 WIB

Advertisement

Penangkapan Edhy Prabowo cukup memalukan Jokowi dan Partai Gerindra, dimana Edhy Prabowo bernaung.

Ketua Umum JNIB, Nachung Tajuddin mengatakan dugaan korupsi yang di lakukan oleh Edhy Prabowo tidak lepas dari bagaimana Kementerian digunakan sebagai alat memperkaya diri sendiri beserta Kroni partai politik Gerindra, dimana saudara Edhy Prabowo berafiliasi secara politik.

Masih kata, Ketua umum JNIB staf kepresidenan yang terlibat minta dibersihkan dan seharusnya wajib mengundurkan diri.

Dikatakan, perbuatan sangat memalukan, karena pada saat ini masyarakat Indonesia, lagi dilanda Pandemi masa sulit mereka menggunakan kekuasaaan untuk kepentingan diri sendiri.

“Ini jelas merugikan dan menghancurkan kebijakan KPP dari pejabat menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti, yang cukup terkenal dan populer mengelola kelautan,”kata Nacunng, dalam siaran pers, Kamis 26 November 2020.

Oleh karena itu, Nachung meminta Presiden Jokowi untuk mengganti Edhy Prabowo, sebagai Menteri KKP dari partai Politik perlu dipertimbangkan karena kasus Edhy Prabowo memperlihat bagaimana partai mencari rente tabungan dari lembaga kementerian.

Dalam hal ini seolah- olah korupsi tidak menjadi perhatian pak presiden Jokowi, Nachung menganggap Jokowi telah melupakan janjinya pada masa kampanye dengan sungguh sungguh memberantas korupsi. Untuk itu ia harus memberantas korupsi dan membersihkan kabinetnya

Untuk mengatasi masalah pelik di kementerian kelautan, ketua umum JNIB minta Jokowi memanggil kembali Ibu Susi untuk menjabat sebagai kementerian kelautan

Kementerian Kelautan ditangan Susi Pudjiastuti cukup membanggakan dibandingkan dengan sekarang.

Selain itu, Orang nomor satu di JNIB memberikan apresiasi terhadap KPK sukses menangkap pencuri uang rakyat. Selanjutnya, Nachung, meminta KPK melanjutkan pengkapan koruptor lain.

“Saya minta KPK kejar Koruptor yang lainnya juga, seperti dugaan korupsi Impor buah di Kementerian Pertanian,”pungkas (Rel)

Advertisement