BUANAINDONESIA.CO.ID, BIMA – Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bima Drs. H. A. Wahid, melalui Kasubag Keagamaan, H. Ahmad S. Ag, MM, mengatakan, pihaknya mengajukan pointer-pointer yang hendak dijadikan sebagai himbauan Walikota Bima dalam bentuk surat edaran Walikota Bina. “Poin intinya berkaitan dengan upaya meningkatkan iman serta ketakwaan kepada Allah Swt dan mendukung efektifitas kerja khususnya bagi para aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat pada umumnya,” ucap H. Ahmad di kantornya, Jum’at (28/09/18).
H. Ahmad mengakui, dirinya menghadap langsung Walikota selagi berada di ruang Sekda guna untuk menyampaikan pointer-piinter usulan kegiatan imtak itu. ” Alhamdulillah bapak Walikota menyetujui dan diatensi positif untuk dijadikan himbauan dalam bentuk surat edaran,” jelas H. Ahmad.
Adapun himbauan itu, kata H. Ahmad, ditujukan kepada OPD dengan seluruh jajaran lingkup Pemerintah Kota Bima, TNI/Polri, instansi vertikal BUMN/BUMD/perusahaan-perusahaan swasta, sekolah/madrasah/pondok pesantren, Rumah sakit, dan Puskesmas, serta berbagai kalangan komunitas profesi.
Ia menuturkan, isi himbauannya ada lima pointer. Pertama, menghentikan seluruh aktivitas rutin setiap waktu adzan berkumandang dan siap melaksanakan ibadah shalat. Kedua, melaksanakan shalat fardu setiap waktu secara berjamaah di masjid dan mushalla terdekat. Ketiga, mengoptimalkan fungsi masjid dan mushalla sebagai tempat belajar alqu’an. Keempat, memaanfaatkan waktu antara magrib dan isya’ dengan kegiatan-kegiatan keagamaan. Kelima, setelah melakukan apel pagi setiap hari awal kegiatan dengan membaca AlQu’an mininal lima menit di ruang kerja masing-masing. “Konsep surat himbauan tadi sudah diatensi positif oleh pak Walikota dan tinggal dikeluarkan minggu depan,” tandasnya.
Menurut H. Ahmad, surat himbauan Walikota Bima itu nantinya akan dibagikan sampai di seluruh kelurahan-kekurahan. “Ini diharapkan untuk meningkatkan kualitas kinerja ASN berbasis moralitas dan nilai-nilai agama yang sasarannya juga kepada masyarakat, dan siswa-siswi, untuk mencegah munculnya degradasi moral di Kota Bima,” tandas pria ramah ini. (Suhairy)







