Muara Enim Pertahankan Juara I Pangripta Sriwijaya

8.205 dilihat

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Kabupaten Muaraenim pada 2015 ini  berhasil mempertahankan juara I penghargaan Pangripta Sriwijaya tingkat Provinsi Sumsel, kategori terbaik dalam  Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Sebelumnya, pada 2014 Kabupaten Muaraenim juga meraih juara I untuk kategori yang sama.

“Pemprov Sumsel mengucapkan selamat kepada Kabupaten Muara Enim yang pada 2015 ini, kembali meraih juara I anugrah Pangripta Sriwijaya seperti 2014 lalu. Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, Muara Enim terbaik I dalam program penyusunan rencana kerja,” tutur Kepala Bappeda Provinsi Sumsel DR Ekowati Retno Ningsi SKM M Kes saat menyampaikan sambutan dalam acaraMusrenbang tingkat Kabupaten Muaraenim, Rabu (1/4).

Advertisement

Masih kata Ekowati, dengan meraih juara I Pangripta Sriwijaya, maka Kabupaten Muara Enim berhak mewakili Provinsi Sumsel untuk mengikuti lomba yang tingkat nasional yakni Pangripta Nusantara yang penilaiannya akan dilakukan pada Mei mendatang. “Mudah-mudahan, Kabupaten Muara Enim bisa menjadi yang terbaik untuk mewakili Provinsi Sumsel nantinya,” tukas dia.

Dengan meraih juara I anugrah Pangripta Sriwijaya, maka Kabupaten Muara Enim berhak atas hadiah dari gubernur Sumsel dana Rp1,5 miliar.

“Tapi hadiah ini tidak dalam bentuk uang, diberikan dalam bentuk kegiatan atau program yang bisa diajukan dalam bentuk proposal kegiatan. Prestasi ini patut disyukuri, Kabupaten Muara Enim semakin berhasil dan berprestasi,” ujar Ekowati.

Sambung dia, untuk mendukung kemajuan dan pembangunan Kabupaten Muaraenim pada 2015 ini ada, dana Rp120 miliar yang disalurkan Provinsi Sumsel melalui APBD ke Kabupaten Muaraenim. Selain itu ada juga Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp14 miliar. “Dana-dana ini diberikan kepada SKPD dalam bentuk berbagai kegiatan pada 2015 ini,” tutur dia.

“Pemprov Sumsel juga mengapresiasi, bahwa struktur APBD Kabupaten Muaraenim dalam kondisi sehat bahkan dikatakan baik. Indikatornya alokasi dana APBD 56 persen untuk belanja langsung (untuk pembangunan) dan sisanya 46 persen untuk belanja tidak langsung (gaji pegawai dan lain-lain).

Melihat kondisi tidak banyak kabupaten/kota di Sumsel ini yang mampu. Selain itu, untuk pendapatan daerah APBD, Muaraenim juga nomor 3 di Sumsel, setelah Muba dan Palembang,” pungkas Ekowati. (Siswanto).

Advertisement