Profil Sapardi Djoko Damono Mendadak Jadi Trends Dunia

8.381 dilihat
Profil Sapardi Djoko Damono jadi Trends di Dunia sehingga banyak kata kunci mengaitkan nama sapardi Djoko Darmono. Baik jual belu, baik toko-yoko online
Biografi Supardi Djoko Damono Jadi Pusat perhatian dunia (poto https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ensiklopedia )

BUANAINDONESIA.CO.ID, Profil Sapardi Djoko Damono menjadi trends Dunia. Ini setelah beliau meninggal dunia pada tangga 19 juli 2020. 

Terpantau profil Sapardi Djoko Damono paling banyak di cari di internet. Itu dapat dilihat di google trends.

Advertisement

Tingginya tingkat pencarian di google trendts in menandakan nama Sapardi Djoko Damono menjadi pusat perhatian dunia.

Mau Ikuta Berpenghasilan 100 juta perbulan ikuti Bisnis Kuadran Kanan, Gratis… Daftar di sini.

Bahkan, sangking trend nya kata dari nama Sapardi Djoko Damono terpantau memiliki perinkat terginggi.

Lebih dari 100 ribu orang mengetik kata kunci dari profil Sapardi Djoko Damono ini.

Sangat wajar bila hampir semua situs berita  ternama di indonesia, bahkan setus berita manca negara menuliskan tentang sosok profil Sapardi Djoko Damono.

Penasaran tentang siapa sosok nama dan profil Sapardi Djoko Damono? yang saat ini paling dicari nitizen? Dan Kenapa nama Supardi Djoko Damono mendadak paling bayak di cari di google trends?

Dikutip dari wikipedia.org/ Nama profil Sapardi Djoko Damono merupakan salah satu pujangga berkebangsaan Indonesia terkemuka.

Profil Sapardi Djoko Damono sebenarnya tidak asing dikalangan sastrawan punjangga-pujangga indonesia. bahkan, dunia. ini terbukti, beragam penghargaan beliau raih baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Nama dari profil penyair Sapardi Djoko Damonon dikenal dunia lewat puisi-pusisinya yang sederhana namun penuh makna kehidupan.

Bahkan, karya-karya Sapardi diakui hingga manca Negara. Sehingga wajar diakhir hayatnya nama Sapardi memiliki peringkat paling tinggi yang paling banyak dicari di google.

Ini menandakan Sapardi merupakan  sosok orang baik sehinga banyak kalangan ingin mengenal lebih jauh mengenai nama dari Sapardi Djoko Damono tersebut.

Sapadi Djoko Darmono menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Eka BSD, Tangerang Selatan, setelah sebelumya sempat dirawat karena penurunan fungsi organ tubuh.

Baca juga: Cara Meraih Peringkat Pertama di Google Search Dengan Keyword

Dimasa hidupnya Nama Sapardi Djoko Darmono kerap di dipanggil dengan singkatan SDD.. lahir di Surakarta pada tanggal 20 maret 1940.

Ia mulai belajar menulis puisi sejak duduk dibangku sekolah. Kemudian berkembang setelah menempuh kuliah di bidang Bahasa Inggris di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Beberapa puisi karangan dari Sapardi Djoko Damono antara lain: Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Seperti dikutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/
Sapardi_Djoko_Damono

Pada 1974, Prof. Dr Sapardi mengajar di Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia,

SDD pernah menjabat sebagai Dekan FIB UI periode 1995-1999 dan menjadi guru besar.

Pada masa tersebut, SDD juga menjadi redaktur majalah Horison, Basis, Kalam, Pembinaan Bahasa Indonesia, Majalah Ilmu-ilmu Sastra Indonesia, dan country editor majalah Tenggara di Kuala Lumpur.

Hingga menjelang akhir hayatnya Sapardi masih aktif mengajar di Sekolah Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta sambil tetap menulis fiksi maupun nonfiksi.

Sapardi Djoko Damono banyak menerima penghargaan. Pada tahun 1986, SDD mendapatkan anugerah SEA Write Award. Ia juga penerima penghargaan Achmad Bakrie pada tahun 2003.

Nama Sapardi Djoko Datmono juga tercatat sebagai salah seorang pendiri Yayasan Lontar.

Sajak-sajak Sapardi telah banyak diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa daerah. tidak saja aktif menulis puisi, Sapardi juga suka menulis cerita pendek.

Selain itu, ia juga menerjemahkan berbagai karya penulis asing, menulis esai, serta menulis sejumlah kolom/artikel di surat kabar, termasuk kolom sepak bola. Sehingga wajar bila nama Sapardi Djoko Darmono menjadi kata kunci yang paling banyak dicari di google trends

Advertisement