Proyek Jalan Tanjung Seteko Ditunda setahun

6.909 dilihat

OGAN ILIR, buanaindinesia.com- Sebuah proyek jalan setapak di Kampung VIII Desa Tanjung Seteko Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang mulai dikerjakan akhir tahun 2013 terpaksa molor tahun 2014, Alasannya intensitas hujan di tahun 2013 cukup tinggi, Saat ini proyek tersebut masih dalam pengerjaan.

Selain itu, sempat beredar kabar proyek ini dibilang siluman karena di lokasi tidak ditemukan plang proyek, Menurut salah satu pekerja proyek tersebut bahwa proyek yang dikerjakannya itu dilakukan sejak bulan 10 tahun 2013 lalu. “Karena terkendala sering hujan jadi tertunda dan dilanjutkan tahun ini, sekarang kami masih kerja,” ujar salah satu pekerja.

Advertisement

Sebelumnya pekerjaan pembangunan jalan setapak dikatakan asal jadi, karena tanpa pengecoran serta tidak sesuai dengan instruksi atau RAB, Begitu juga pemasangan batu kanan kirinya, pihaknya tidak tahu menahu dan hanya menjalankan sesuai perintah. “Kami hanya pekerja bukan bagian tehnis, jadi kami kerjakan apa yang dipinta saja,” imbuhnya saraya mengaku jalan ini memiliki panjang 600 meter dan lebar 2,5 meter dengan cara cor beton.

Ditanya soal plang proyek yang tidak ditemukan dilokasi, para pengerja yang berjumlah lebih kurang delapan orang ini serentak mengaku memang belum dipasang. “Memeng belum dipasang pak,” katanya saraya seraya menjelaskan, proyek ini proyek PNPM.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Usaha Ekonomi Badan PMD Ogan Ilir, Zaini, SH,M Is membenarkan, bahwa ada proyek jalan setapak  yang belum selesai dikerjakan tahun 2013 lalu, dan dilanjutkan tahun 2014 ini. “Itu tidak masalah, karena untuk proyek program PNPM ini deadlinennya hingga Maret 2014, jadi sah-sah saja,” ujarnya jum’at (14/02/14) saraya mengaku masalah tehnis bisa langsung kebagiannya.

Sementara, Kasubid Perkreditan Produksi dan Pemasaran, Sulaiman mengaku juga tidak paham dengan masalah tehnisnnya. “Bila masalah tehnis bisa langsung ke kantor PNPM, Begitu pula soal papan proyek, itu harus dipasang mungkin ada tidak terlihat saja,” katanya saraya mengaku proyek PNPM sah-sah saja, dikerjakan dari tahun ini ketahun berikutnya, asal jangan berselang tahun.(Mie)_

Advertisement