Sidang Pansus Angket , 2 Pejabat Pemprov Sulsel Mangkir

3.682 dibaca
Sidang Hak Angket DPRD Sulsel

BUANAINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Sidang Pansus Angket Gubernur Sulsel mulai digelar hari ini dengan menghadirkan Pelaksana Tugas Kepala BKD, Kepala Biro Hukum dan Pelaksana Tugas Sekda Pemprov Sulsel. Agenda pertama, pemeriksaan dilakukan kepada Kepala BKD Asri Sahnur Said, Pelaksana Tugas Sekda Fakhsirie Radjamilo.

Sidang dipimpin Ketua Tim Pansus Angket, Kadir Halid yang didampingi seluruh Tim Pansus.

Saat sidang dibuka, Pansus Hak Angket menerima surat dari dua orang yang diundang, Asri dan Radjamilo meminta izin untuk tidak hadir dengan alasan ada agenda tugas yang harus dihadiri keduanya.

“Mengingat hari ini tak dihadiri OPD bersangkutan dipemeriksaan hak angket perdana. Untuk sidang selanjutnya kita minta bantuan pihak kepolisian untuk menjemput paksa dan dihadapkan disidang angket,” tegas Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, Kadir Halid. Dia mengingatkan pada panggilan berikutnya jika masih diabaikan akan dilakukan pemanggilan paksa bersama kepolisian.

Ashari F Radjamilo yang kini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sulsel, menyatakan sedang mengikuti kegiatan lomba desa dan kelurahan tingkat Sulsel berdasarkan surat tugas dari Gubernur. Sementara alasan BKD dalam suratnya menyebutkan pemanggilan dirinya bertepatan dengan jadwal pelantikan JPT Pratama di lingkup Pemprov Sulsel.

Tapi alasan itu membuat berang Ketua Pansus, khususnya surat dari Ashari F Radjamilo, karena surat perintah bernomor 005/3085/PMD tersebut berlaku pada tanggal 4-6 Juli 2019. “ini kan sudah tanggal 8?,” ungkapnya.

Tim akhirnya menyepakati untuk mengundang mereka yang tidak datang untuk hadir pada hari Rabu (10/7/2019? Depan. Hingga sore hari, Pansus Angket tengah memeriksa Pelaksana Tugas Kepala BKD Lubis.