DPC HKTI Banyuasin Persiapkan Temu Tani bersama 800 petani kecamatan air salek

1.768 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN -Langkah nyata kembali ditunjukkan oleh Pengurus Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Banyuasin. Tak ingin sekadar berteori dari balik meja, pengurus HKTI memilih turun langsung menyapa warga di Kecamatan Air Saleh pada 3 November 2026.

Kehadiran mereka di salah satu kawasan penyangga lumbung pangan nasional ini dilakukan demi mematangkan persiapan agenda besar Temu Tani yang bakal menghimpun sekitar 800 petani setempat untuk menyerap aspirasi, berdiskusi, serta mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

Advertisement

​Di bawah kepemimpinan Hutpal Permata Putra, S.T. atau yang akrab disapa Permata— salah satu perjuangan mendesak yang diusung adalah kemudahan akses Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi sektor pertanian.

Pihaknya menggagas pendirian SPBU Pertanian yang transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan pemerintah. Keberadaan SPBU khusus ini nantinya tidak hanya akan dirasakan manfaatnya oleh warga setempat, tetapi juga membawa dampak yang sangat baik bagi kepentingan petani di wilayah Kecamatan Air Saleh, Kecamatan Muara Padang, Kecamatan Muara Sugihan, hingga Kecamatan Makarti Jaya, terutama jika dapat berdiri dengan penerapan harga subsidi satu harga.

​Bagi para petani, ketersediaan bahan bakar bukanlah sekadar kebutuhan tambahan, melainkan nyawa utama yang menggerakkan seluruh mesin produksi pertanian sehari-hari. Dengan jaminan ketersediaan BBM bersubsidi yang harganya terjangkau dan satu harga sesuai ketentuan resmi, biaya operasional di berbagai wilayah tersebut diharapkan dapat ditekan secara signifikan sehingga beban ekonomi keluarga petani menjadi jauh lebih ringan.

​Untuk mewujudkan impian besar tersebut, HKTI Banyuasin turut menaruh harapan besar agar ada investor berhati mulia yang memiliki kepedulian tulus terhadap nasib para petani. Keterlibatan investor yang propetani ini diyakini menjadi kunci penting agar pembangunan SPBU Pertanian dapat terealisasi secepatnya dan manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat tani.

Melalui langkah-langkah konkret ini, HKTI menegaskan komitmennya bahwa organisasi hadir untuk memastikan petani didengar dan seluruh aspirasi mereka diperjuangkan hingga tuntas.

Bagaimana Menurut Anda?