
PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan. Prajurit TNI dari Korem 044/Gapo di turunkan ke Banyuasin. Menurut Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Kolonel Inf Suko Basuki, saat memimpin apel gelar pasukan.
Prajurit yang diturunkan sebanyak 200 orang. Terdiri dari satuan, Armed 75, Zipur 15, Kaveleri, 95 dan Arhanud 15 orang.
Tujuan diterjunkan kelapangan untuk mendukung percepatan tanam padi bulan April – September 2015 di 11 Kecamatam, Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel.
“Prajurit yang kita turunkan sebanyak 200 orang, untuk membantu petani dalam percepatan musim tanam April – September 2015. Selama dua minggu terhitung dari hari ini, 16 – 30 Mei 2015,”kata Kolonel Inf Suko Basuki, Sabtu 16 Mei 2015, usai upacara gelar pasukan di lapangan Korem Gapo.
Kol Inf Suko Basuki, berpesan, agar prajurit dapar bekerjasama dengn masyarakat. Tugas ini hanya 2 minggu manfaatkanlah sebaik-baiknya untuk mengekplor kemampuan dilapangan.
“Selain membantu petani juga belajar teritorial, perhatikan etika pegang teguh 8 janji TNI dan sumpah prajurit,”pesan Basuki.
Selain itu mereka berpesan, bagi yang masih bujangan, Jika ada yang masih bujang tidak masalah dapat jodoh disana. Namun jangan melanggar norma dengan merusak tatanan dan norma di masyarakat
“Bagi yang sudah berkeluarga jangan bermain api disana,”tegasnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Sumsel, Taufik Gunawan mengatakan untuk mewujukan swasembda beras tahun 2016, saat ini kita bekerja keras.
“Dulu Sumsel ini masuk peringat nasional dari bawah urutan 10, kedepan targetnya minimal peringkat 10 dari atas,”kata Taufik
Menurut Dia untuk mendongkrak penghasilan petani yang dulu setahun perhetar untuk daerah pasang surut hanya menghasilkan 4,5 Ton, sekarang akan kita tingkatkan menjadi 9 ton pertahun.
Dijelaskan, sekarang Dinas pertanian sudah mendroping pupuk, benih dan alat-alat pertanian
“Benih padi, pupuk dan sarana pendukung untuk mengolah pertanian sudah dilokasi,”pungkasnya (Wardoyo)







