Jalan Penghubung Antar Kecamatan ini Amblas

20.635 dibaca
BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL Jalan lintas antar kecamatan di Banyuasin, tepatnya di Desa Terentang rusak parah. Bahkan, kerusakan itu kian hari kian membesar, tak heran, jika akibat kerusakan itu satu orang pengendara motor, warga Ujung Tanjung jadi korban. "Jalan ini adalah lintas kecamatan dan kondisinya sangat membahayakan bagi warga." Ucap,Ridwan nawi, Kepada BUANAINSUMSEL.COM, Selasa. 04/04/17. Dirinya berharap agar jalan yang telah amblas separuh jalan agar segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. ", Kami meminta agar pemerintah Banyuasin untuk segera membangun perbaikan jalan ini, karena bila dibiarkan akan terputus pada akhirnya."harapnya. Sementara itu, Marsan nawi, Kepala Desa Terentang mengaku telah melaporkan kerusakan jalan tersebut ke Pemerintah Banyuasin, " Awalnya kerusakan jalan ini disebabkan oleh bekas galian pipa PDAM, hingga mengakibatkan air menggenang dan membuat tanah lonsor,dan Awal tahun 2017 kemaren saya sudah melaporkan kondisi jalan kita ini ke Pemkab Banyuasin, serta kita usulkan di Musrenbangkab yang digelar beberapa waktu lalu, namun sayang saat itu belum ketemu dengan pihak PU Bina Marga dan Anggota Dewan Dapil V ini, "ucapnya. Dirinya juga mengaku bahwa dirinya sangat mengharapkan perbaikan dari Pemerintah Banyuasin maupun Anggota DPRD Banyuasin. "Saya percaya pihak Pemkab Banyuasin bila melihat kondisi jalan kami ini akan sedih dan menangis, apalagi sudah ada pengendara yang jatuh kedalam lobang tersebut, dengan demikian kami meminta kepada Pemkab Banyuasin maupun wakil kami di DPRD Banyuasin untuk segera memperbaikinya, agar tidak lagi terjadi penggendara masuk kedalam gorong-gorong ini,"ujarnya. Dikatakannya, agar masyarakat yang membawa hasil bumi dan melintasi jalan tersebut tidak terjebak diriny bersama warga memasang drum dan ranting sebagai tanda. "Ya kita pasang ramting, daun kelapa serta drum agar pengendara tahu kalu jalan ini rusak dan berlobang, dengan begitu warga bisa berhati-hati"singkatnya.

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL Jalan lintas antar kecamatan di Banyuasin, tepatnya di Desa Terentang rusak parah. Bahkan, kerusakan hingga memakan badan jalan. Akibatnya  satu orang pengendara motor, warga Ujung Tanjung jadi korban. Kendaraannya, terperosok di lubang tersebut. 

“Jalan ini adalah tempat lintas menuju kecamatan dan kota Pangkalan Balai. kondisinya memang sangat membahayakan bagi warga.” Ucap,Ridwan nawi, Kepada BUANAINSUMSEL.COM, Selasa. 04/04/17.

Advertisement

Dirinya berharap agar jalan yang telah amblas separuh jalan agar segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“Kami meminta agar pemerintah Banyuasin untuk segera membangun perbaikan jalan ini, karena bila dibiarkan akan terputus pada akhirnya.”harapnya.

Sementara itu, Marsan nawi, Kepala Desa Terentang mengaku telah melaporkan kerusakan jalan tersebut ke Pemerintah Banyuasin,

” Awalnya kerusakan jalan ini disebabkan oleh bekas galian pipa PDAM, hingga mengakibatkan air menggenang dan membuat tanah lonsor,dan Awal tahun 2017 kemaren saya sudah melaporkan kondisi jalan kita ini ke Pemkab Banyuasin, serta kita usulkan di Musrenbangkab yang digelar beberapa waktu lalu, namun sayang saat itu belum ketemu dengan pihak PU Bina Marga dan Anggota Dewan Dapil V ini, “ucapnya.

Dirinya juga mengaku bahwa dirinya sangat mengharapkan perbaikan dari Pemerintah Banyuasin maupun Anggota DPRD Banyuasin.

“Saya percaya pihak Pemkab Banyuasin bila melihat kondisi jalan kami ini akan sedih dan menangis, apalagi sudah ada pengendara yang  jatuh kedalam lobang tersebut, dengan demikian kami meminta kepada  Pemkab Banyuasin maupun wakil kami di DPRD Banyuasin untuk segera memperbaikinya, agar tidak lagi terjadi penggendara masuk kedalam gorong-gorong ini,”ujarnya.

Dikatakannya, agar masyarakat yang membawa hasil bumi dan melintasi jalan tersebut tidak terjeb ak diriny bersama warga memasang drum dan ranting sebagai tanda.

“Ya kita pasang ramting, daun kelapa serta drum agar pengendara tahu kalu jalan ini rusak dan berlobang, dengan begitu warga bisa berhati-hati”singkatnya.

Bagaimana Menurut Anda?