SBY dan Alex Terima Penghargaan “Sahabat Pers”

10.361 dibaca

BENGKULU,buanaindonesia.com– Pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2014, Minggu (9/2)  di komplek  Benteng Malbrough, Bengkulu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin menerima Penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).  

Penghargaan yang diberikan kepada Presiden berupa Penghargaan “Sahabat Pers” yang diserahkan oleh Ketua PWI Pusat Margiono. Sedangkan untuk Gubernur Sumsel H Alex Noerdin diberikan dua penghargaan sekaligus, yaitu berupa penghargaan internasional dari Confederation of Asean Journalist (CAJ) dan Penghargaan khusus dari Dewan Pers.

Advertisement

Pemberian penghargaan dari CAJ yang juga disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diserahkan langsung Sekretaris Jendral CAJ Benny Antiporda yang diberikan atas kepeloporan kepelatihan wartawan Asean yang mulai akan berlangsung di Palembang, 10 Februari 2014 mendatang.

Sementara itu penghargaan khusus diberikan Ketua Dewan Pers Bagir Manan kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang dinilai peduli dan menjadi pelpor sekolah jurnalisme Indonesia yang pertama kali diadakan di Palembang bersamaan dengan peringatan HPN 2010 lalu.

Pada peringatan HPN 2014 yang juga dihadiri para menteri kabinet Indonesia bersatu kedua, Menteri Penerangan Malaysia dan beberapa gubernur tersebut, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin merupakan satu-satunya kepala daerah yang mendapat penghargaan. Anugerah bagi Gubernur Sumsel di bidang pers tersebut merupakan pernghargaan yang ketiga. Sebelumnya pada HPN 2010 H Alex Noerdin sudah menerima penghargaan Pena Emas.

Menurut Sekretaris Jendral CAJ Benny Antiporda, penghargaan ini merupakan apresiasi dari  masyarakat pers Nasional dan Asean atas kepedulian dan kepeloporan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dibawah Kepemimpinan H Alex Noerdin terhadap Dunia pers.

Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) atau Konfederasi Wartawan ASEAN merupakan wadah wartawan Negara-negara Asean yang didirikan di Jakarta tanggal 11 Maret 1975 oleh para utusan dari organisasi wartawan nasional negara-negara anggota Asean.

Pada bagian lain Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin merupakan tokoh yang menjadi pelopor pendidikan jurnalisme di Indonesia.

“Kami berikan penghargaan khusus kepada Alex Noerdin, sebagai pelopor pendidikan pers, juga dijadikan Palembang sebagai tempat pusat pelatihan jurnalis Asean,” katanya.

Menurut Alex Noerdin, penghargaan ini merupakan apresiasi dari masyarakat pers nasional dan Asean atas kepedulian dan kepeloporan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pers di Indonesia maupun Asean

“Kami senang membantu wartawan, karena selama ini juga wartawan juga telah begitu banyak membantu kami dalam mempromosikan daerah, sehingga kerjasama ini akan selalu terjalin dengan baik,” ujar Alex usai HPN.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyonodalam sambutanya mengatakan, selama hampir sepuluh tahun memimpin Indonesia, dirinya banyak sekali mendapat kritikan dari para media. Tetapi kritikan itu menjadikan dirinya lebih kuat sehingga bisa bertahan sampai sekarang.

“Saya juga sangat berterimakasih dengan pers dijadikan sebagai sahabat pers, tetapi berkat kritikannya menjadi saya makin berbuat lebih baik apalagi dalam mengambil keputusan. Dan ini membuat saya bertahan sampai hampir sepuluh tahun,” ujar SBY.

Dituturkan SBY dirinya telah banyak memperjuangkan kebebasan pers, sejak zaman reformasi telah ikut memperjuangkan kemerdekaan pers.  “Dengan kebebasan pers yang didapat ini agar teruslah berjuangan untuk selalu meningkat kemampuannya,” katanya. (ril)

Bagaimana Menurut Anda?