5000 Masker Dibagikan Kepada Siswa SD di Lawang Kidul

17.642 dibaca

MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Tanjung Enim’s Social Community (TSC) membagikan 5000 masker kepada siswa SD yang ada di Kecamatan Lawang Kidul. Secara simbolis pembagian masker tersebut dilakukan di SDN Komplek yakni SDN 1, SDN 3,dan SDN 6 Lawang Kidul di Jalan Lingga Raya Tanjung Enim, Kamis (22/10/2015).

IMG_20151022_200619“Hari ini secara simbolis kita bagikan masker kepada siswa di SD Negeri Komplek ini. Nanti kita terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk membagikan sebanyak 5000 masker,”ungkap Nasrulloh Ketua Forum didampingi Deni Sahuleka Wakil Ketua TSC.

Advertisement

Dikatakan Nasrulloh, pembagian masker gratis ini merupakan bentuk kepedulian dari komunitasnya kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Lawang Kidul, terutama siswa Sekolah Dasar (SD). Serta juga kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober mendatang, dan juga untuk mendekatkan diri Tanjung Enim’s Social Community kepada masyarakat Kota Tanjung Enim.

“Kegiatan ini kita latar belakangi dari kepedulian kami, terhadap dampak dari kondisi alam saat ini, yakni kemarau panjang. Menyebabkan banyaknya asap kebakaran, dan debu polusi udara akibat kemarau berkepanjangan. Sehingga kita antisipasi dampaknya bagi kesehatan,” ucapnya.

Selain pembagian masker, lanjut Nasrulloh, juga memberikan sosialisasi kepada para siswa SD tentang bagaimana cara memakai masker yang benar untuk dipakai ke luar ruangan.

Menurutnya, karena selama ini sebagian masyarakat mungkin masih ada yang belum mengerti tentang hal itu. Nah, untuk memberikan sosialisasi ini, pihaknya bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kabupaten Muara Enim.

Sementara itu, Titi Dewi selaku Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Muara Enim dalam acara itu mengatakan, asap akibat kebakaran dan polusi udara yang kurang sehat yang terjadi sejak musim kemarau ini tidak bisa didiamkan oleh masyarakat. Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengantisipasi dampak buruknya bagi kesehatan warga.

“Asap ini tidak boleh kita anggap biasa, meski di Tanjung Enim ini belum dikategorikan berat, dibandingka asap di Palembang. Tetapi sekarang kita harus melakukan antisipasi, tentu dampaknya ISPA akan terganggu. Bukan asap saja yg perlu diwaspadai, tetapi debu kendaraan. Sebaiknya anak-anak kalau pulang sekolah langsung dirumah saja, kurangi kegiatan di luar,” terang Titi.

Editor : Juan

Bagaimana Menurut Anda?