Bupati Toha Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Nur Fikri di Muba, Puji Kekompakan Bamukoi

493 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA – Bupati Musi Banyuasin, H. Toha, S.H., menghadiri acara peletakan batu pertama Pondok Pesantren (Ponpes) Nur Fikri di Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pembangunan lembaga pendidikan berbasis Islam yang diharapkan mampu mencetak generasi unggul di wilayah Muba.

Dalam sambutannya, Bupati Toha menyoroti kekompakan organisasi Bamukoi Muba yang dinilainya memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan kepemimpinannya.

Advertisement

“Alhamdulillah, salah satunya berkat dukungan Bamukoi Muba, saya bisa berdiri di sini sebagai Bupati,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Bupati Toha juga mengapresiasi inisiatif tokoh muda, Fahmi, S.H., M.H., yang telah mendirikan Koperasi Bamukoi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia mendorong agar koperasi tersebut terus berkembang dengan memperluas sektor usaha ke bidang strategis seperti perkebunan, pertambangan, hingga minyak dan gas bumi (migas).

Menanggapi hal tersebut, Fahmi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Bupati.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan apresiasi Bapak Bupati. Pengakuan ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus menjaga kekompakan dan mengawal visi pembangunan di Musi Banyuasin,” ujarnya.

Fahmi juga menyambut baik arahan untuk mengembangkan koperasi ke sektor yang lebih luas. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan tujuan awal pendirian koperasi sebagai sarana kemandirian ekonomi anggota.

“Koperasi Bamukoi memang dibentuk untuk memperkuat ekonomi anggota. Arahan Bapak Bupati agar masuk ke sektor perkebunan dan migas menunjukkan pemahaman beliau terhadap potensi besar yang dimiliki Muba,” tambahnya.

Dengan dimulainya pembangunan Ponpes Nur Fikri, diharapkan akan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Bagaimana Menurut Anda?