Bupati Muba Lepas 40 Peserta Pelatihan Migas 2026, PKM Siapkan Tenaga Kerja Unggul Siap Kerja

1.955 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA- terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Keluarga Maju (PKM). Program ini menjadi salah satu strategi utama dalam menciptakan tenaga kerja unggul dan siap bersaing di dunia industri.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, saat melepas peserta pelatihan sektor minyak dan gas (migas) pada Senin (4/5/2026).

Advertisement

Sebanyak 40 putra-putri terbaik Muba resmi diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi keterampilan kerja di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Cepu, Jawa Tengah. Pelatihan ini difokuskan untuk mencetak tenaga kerja kompeten di sektor energi, khususnya industri migas yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Bupati H.M. Toha Tohet menegaskan bahwa PKM merupakan program strategis yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui PKM, kami tidak hanya memberikan bantuan usaha dan pendidikan, tetapi juga membuka akses terhadap sertifikasi keterampilan kerja. Ini penting agar masyarakat Muba memiliki daya saing tinggi di pasar kerja,” ujarnya.

Acara pelepasan yang berlangsung di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate tersebut berjalan penuh optimisme. Seluruh peserta yang terpilih telah melalui proses seleksi ketat, sehingga diharapkan mampu menyerap ilmu dan keterampilan secara maksimal selama pelatihan.

Program Keluarga Maju (PKM) kini semakin diperkuat dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi yang mengacu pada standar nasional. Selain bantuan modal usaha dan pendidikan, program ini juga menjadi solusi nyata dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

Dengan adanya pelatihan migas ini, Pemerintah Kabupaten Muba berharap para peserta tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga mampu menjadi tenaga kerja profesional yang siap terjun ke dunia industri dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

Bagaimana Menurut Anda?