DPRD Bersama Bupati Banyuasin Tetapkan Rapat Pembahasan RAPBD Perubahan 2015

10.582 dibaca

Setelah Lima Kali pertemuan, DPRD Banyuasin bersama Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian akhirnya menetapkan  RAPBD Perubahan 2015. Dalam Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Banyuasin di gedung DPRD Banyuasin komplek perkantoran Pemkab Banyuasin rabu (30/09/15).

Hetiyadi wakil Ketua DPRD Banyuasin menyerahkan hasil pembahasan kepada Bupati BanyuasinRapat dipimpin oleh Ketua DPRD Banyuasin H. Agus Salam didampingi wakil-wakil ketua DPRD Banyuasin. Dihadiri para Anggota Dewan.

Advertisement

Turut hadir Bupati Banyuasin beserta staf dan jajaran serta DPRD Banyuasin Beserta staf dan jajaran, Kajari Banyuasin serta dirut Bank BNI.

Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin H. Agus Salam menegaskan bahwa sesuai jadwal DPRD Kabupaten Banyuasin menggelar sidang paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap RAPBD perubahan tahun anggaran 2015.

“Sebelum keputusan diambil, didahului dengan penyampaian laporan hasil pembahasan komisi-komisi dari pembahasan bersama mitra-mitra. Selanjutnya pengambilan keputusan dalam rapat paripurna dewan,”katanya.

ketua DPRD Banyuasin bersama Bupati Yan Anton Ferdian menandatangani RAPBD Perubahan 2015Dilanjutkan Agus Salam, acara akan dilanjutkan dengan penandatangan berita acara persetujuan bersama antara Pimpinan DPRD dengan Bupati Banyuasin. Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Banyuasin  mengusulkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 1.833.573.044.358, dengan demikian ada penambahan pendapatan sebesar Rp 183.082.170.453 jika dibandingkan sebelum perubahan Rp 1.650.490.873.905.

“Ada penambahan pendapat ini berdasarkan nota pengantar RAPBD Perubahan 2015 yang diusulkan Bupati Banyuasin kepada DPRD Kabupaten Banyuasin. Usulan tersebut disampaikan Bupati dalam sidang Paripurna DPRD Banyuasin, Selasa (15/9/2015) yang lalu terang Agusalam

Wakil ketua DPRD Banyuasin Heriyadi menandatangani RAPBD PerubahanAdapun usulan RAPBD Perubahan tahun 2015  yakni Pendapatan daerah bertambah Rp 183.082.170.453,00, sebelum perubahan Rp1.650.490.873.905 dan setelah perubahan Rp 1.833.573.044.358. Belanja daerah bertambah Rp 220.008.954.265, dimana sebelum perubahan Rp 1.658.708.945.558 dan setelah perubahan Rp 1.878.717.899.823. Dengan surplus/defisit bertambah Rp 36.926.783.812, dengan rincian sebelum perubahann defisit Rp 8.218.071.653 dan setelah perubahan defisit sebesar Rp45.144.855.465.Penerimaan pembiayaan bertambah Rp 47.464.790.653, sebelum perubahan Rp 56.880.491.729 dan setelah perubahan Rp104.345.282.382. Pengeluaran Pembiayaan bertambah Rp 10.538.006.841, sebelum perubahan Rp 48.662.420.076 dan setelah perubahan Rp59.200.426.917. pembiayaan netto berkurang Rp 36.926.783.812, sebelum perubahan Rp 8.218.071.653 dan setelah perubahan Rp 145.144.855.465.

 “Hasil rapat tersebut inilah yang akan dijadikan bahan rapat paripurna nanti .”ujarnya.

Sementara itu dalam paparanya Komisi I DPRD Banyuasin melalui ketua komisi, Iryan Setiawan  memaparkan agar masalah tapal batas dapat segera diselesaikan ia juga menghimbau kepada instansi agar dapat membantu masayarakat baik dalam segi pelayanan maupun bantuan serta dapat memaksimalkan perusahaan-perusahaan yang ada agar berpartisipasi membangun desa melalui csr

“Kami Berharap Bupati Banyuasin dapat menyelesaikan permasalahan yang ada sekarang ini seperti tapal batas, perusahaan yang ada dapat membantu dan membangun desa melalui CSR, seperti hari ini dari BNI sudah menyalurkan 2 unit mobil sampah kepada Dinas Kebersihan “tegasnya

Suasana Rapat paripurnaSementara itu ketua Komisi III. Joko Aminoto melaui Angotanya. Samsul meminta agar pembangunan yang ada di kabupaten Banyuasin diselesaikan tepat waktu serta di tingkatkan pengawasan terhadap pembangunan ruko dan sampah pasar dikembalikan ke dinas terkait  agar pengolahan sampah lebih maksimal.

“Permintaan kami dari komisi III kepada Bupati Banyuasin agar pembangunan-pembangunan yang ada saat ini dan yang akan datang sekiranya  dapat di selesaikan tepat waktu, serta peningkatan pengawasan terhadap pembangunan ruko, serta pengolahan sampah pasar yang selama ini di kelolah oleh pasar dapat di kembalikan ke dinas pertaman dan kebersihan.”imbuhnya

Sedangkan ketua Komisi IV. Jamalludin meminta semoga dapat tercapai 10 rencana kerja yang telah di sepakati bersama Instansi yang menjadi mitra komisi IV.

“Semoga angaran pembangunan Puskesdes dan puakesmas di setiap desa dapat di tingkatkan, untuk pembamgunan gedung  Paud pun seharusnya dapat ditambah disetiap desa dan kelurahan. Untuk Dinas Pendidikan kami minta diadakan Pemerataan guru PNS. dan Untuk RSUD Banyuasin agar diadakan penambahan dokter spesialis dan bedah”pungkasnya

Seperti pantauan wartawan seusai paparan Ketua DPRD Banyuasin bersama Bupati Banyuasin menandatangani persetujuan rancangan RAPBD Perubahan 2015, dengan di bacakanya Keputusan bersama,oleh Sekwan DPRD Banyuasin.(Adv)

Editor : Juan

Bagaimana Menurut Anda?