Musim Tanam Padi Sawah Diprediksikan Mundur

13.552 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Musim tanam 2016 untuk sawah padi lebak diprediksikan bakal mundur dari jadwal sebelumnya. Hal ini terpengaruh panjangnya musim kemarau yang melanda Indonesia, tak terkecuali bagi petani yang ada di Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan.

Seperti yang dikatakan Romidin, salah seorang petani setempat yang juga merupakan Ketua Gapoktan Srikutu Parung Priyai. Cukup panjangnya musim kemarau tahun lalu sangat berpengaruh dengan musim hujan sehingga kondisi lahan lebak hingga saat ini masih tergenang. Padahal biasanya petai sudah mulao tanam pada awal Maret hingga April.

Advertisement

“Tapi sampai sekarang belum bisa karena kondisi air yang masih tinggi. Makanya kita prediksikan sekitar Mei nanti. Untuk menghadapi masa tanam, petani kita sudah mulai mempersiapkan lahan, dan mulai menggarap lahannya. Mudah-mudahan saja bisa cepat tanam. Karena padi IP 200 kan sudah mulai panen sehingga petani kita bisa langsung menyambung tanam reguler,” ungkap dia.

Molornya masa tanam padi lebak ini juga diprediksikan PPL Sungai Pinang, Ubaidillah. Meski molor namun dirinya berharap tahun ini tidak lagi terjadi kemarau panjang seperti tahun sebelumnya. Mengingat kemarau akan sangat berpengaruh dengan keberhasilan petani.

“Bisa jadi molor hingga Mei, baru bisa tanam reguler. Karena sekarang ini areal sawah masih tinggi airnya. Sebab kan sawah kita ini lebak jadi tergantung dengan air,” ucapnya singkat.

Editor: Karnadi

Bagaimana Menurut Anda?