Dua Malam Byar Pyet, Hewan Ternak Warga Raib Satu Rumah Dibobol

17.816 dibaca

BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Dua malam berturut-turut aliran listrik PLN Ranting Palembang Cabang Pangkalan balai, byar pyet. Satu hewan ternak warga Lingkungan IX Kelurahan Pangkalan balai hilang di maling orang saat malam, Senin. 13/11/16.

Selain warga kehilangan hewan ternak, bertepatan dengan bayar pyet aliran listrik, pada Selasa 15/11/16 satu Rumah warga di RT 013/07 Kelurahan kedondong raye Kecamatan Banyuasin III, dicongkel oleh pelaku maling. Beruntung orang yang hendak mencuri dirumah warga tersebut digagalkan oleh penghuni rumh yang terbangun mendengar suara pintu dibuka.

Advertisement

Warga berharap kepada Perusahaan Listrik Negara Cabang Pangkalan balai untuk bersikap profesional.

“Dua malam benar listrik mati, kalau mau hujan listrik cepat benar matinya, akhirnya kejadian juga kemalingan hewan akibat listrik mati”Ucap, Zainab Warga Kelurahan Pangkalan balai saat dibincangi BUANAINSUMSEL.COM, Selasa. 15/11/16.

Dirinya menambahkan, pihak PLN harus profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Kalaupun ada kerusakan kabel-kabel listrik kami minta untuk diganti, kalau tidak ada alatnya kenapa tidak diusulkan ke pusat, jangan dijadikan alasan kabel putus ataupun gardu meledak, kalau alat-alat rusak tidak diganti kami yakin akan menjadi alasan terus menerus bagi pihak PLN”Ujarnya.

Dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk bertindak tegas atas kelakuan pihak PLN.

“Kami sebagai warga menaruh harapan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk menegur pihak PLN, sebab kami sebagai warga kecil hanya berharap kepada pemerintah”tukasnya.

Senada dikatakan, Adi (27) dirinya menyayangkan akibat listrik byarpyet dua warga menjadi korban tindak kriminalitas.

“Sangat disayangkan, di tengah Kota Pangkalan balai, Ibu Kota Banyuasin ini masih ikut merasakan gelapnya malam karena listrik byarpyet, dan akibat dari byarpyet dua warga Kecamatan Banyuasin III ini menjadi korban kejahatan, meskipun satu warga sempat mengagalkan aksi kejahatan tersebut, namun sangat tidak pantas rasanya.”Ucapnya.

Dirinya juga menambahkan, pihak PLN jangan menjadikan meledak gardu, kabel putus sebuah alasan.

“Bekerjalah profesional, jangan selalu beralasana gardu meledak, kabel putus, tiang patah, kalau memang benar hal tersebut terjadi apa tidak ada usulan untuk diganti baru agar lebih awet dan tahan hujan “tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?