BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang belakangan diketahui bernama Hasbullah, (57) berprofesi sebagai penjaga Sekolah Dasar (SD) 268 di Desa Setempat. Rabu (25/01/17).
Almarhum ditemukan pertama kali oleh seorang pejalan kaki, yang melihat Almarhum tergeletak di pinggir jalan. Warga langsung melaporkan ke Polsek Rambutan. Mendapat laporan dari warga tersebut anggota Polsek Rambutan langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). di TKP Polisi menemukan obat-obatan dikantong celana dan surat hasil berobat dari RS. Ernaldi Bahar Palembang. di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Almarhum langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
“Sekitar pukul 20.30 WIB telah ditemukan sesosok mayat Laki-laki bernama Hasbullah (57) pekerjaan Penjaga Sekolah, Alamat Lorong Pendidikan Dusun II Desa Sungai Pinang Kecamatan Rambutan, “Ucap, Kapolres Banyuasin. AKBP. Andri Sudarmadi. Sik, SH. MH, melalui Kapolsek Rambutan, AKP. Feby Febriana. Saat dihubungi via ponsel, Rabu, 25/01/17.
Dikatakanya, Almarhum mempunyai ciri-ciri dan identitas yang masih dapat diketahui saat ditemukan di TKP.
“Saat ditemukan mayat tersebut memakai baju lengan panjang warna biru dan celana panjang warna kuning, kulit sawo matang ditemukan di Jalan Meritai simpang 4 jakabaring Desa Sungai pinang Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin”ujarnya.
Masih kata dia, Mayat tersebut diduga mengalami sakit, dan tidak didapatkan tanda-tanda kekerasan.
“Pada mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, indentitas korban masih lengkap, dompet beserta isinya, diduga meninggal dikarenakan sakit sebab ditemukan obat-obatan dikantong celana dan surat hasil berobat dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar. “Imbuhnya.
Dijelaskannya, korban segera diberikan kepada pihak Keluarga, untuk segera di kebumikan di pemakaman setempat.
“Rumah korban tidak terlalu jauh dari lokasi ditemukan mayat dari keterangan dari keluarga korban mengalami depresi. Setelah dilakukan pertemuan dengan keluarga, pihak keluarga keberatan dilakukan otopsi dan akan dibawa pulang kerumah duka untuk dilakukan pemakaman. “Tukasnya.
Editor : Juansyah








