Kapolres Mura Jalin Silaturahmi Kamtibmas Dengan Para Ulama 3 Wilayah

15.597 dibaca

BUANASUMSEL.COM, MUSI RAWAS – Kapolres Musi Rawas AKBP Hari Brata beserta jajarannya mengadakan silaturahmi kamtibmas dengan para ulama di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Muratara dan Kota Lubuklinggau, Senin (13/2/2017) 

Upaya itu dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi, sekaligus upaya sinergitas untuk mewujudkan kondisi daerah yang kondusif. Serta memperkokoh ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah untuk merawat negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan pancasila.‎‎

Advertisement

Dalam silaturahmi kamtibmas yang diadakan di Aula Atmani Wedhana Polres Mura. Senin (13/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Dihadiri oleh organisasi islam Nahdatul Ulama, Muhamadiyah, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Bupati Mura, H Hendra Gunawan, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat dan Dandim 0406, Letkol Inf M Thohir.

Kapolres Musi Rawas AKBP Hari Brata menyampaikan bahwa ulama memegang peranan penting dalam pembangunan bahkan catatan sejarah negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ulama banyak berperan.

“Silahturahmi ini menjadi pererat para ulama dan umaroh. Bukan karena ada isu di ibukota Jakarta. Sehingga, TNI/Polri sibuk melainkan ini ajang silaturahmi berkesinambungan.” Kata Hari Brata

Diketahu bahwa dengan kemajuan teknologi sekarang yang maju pesat, termasuk  jaringan internet yang bisa diakses setiap saat sehingga harus memiliki kontrol agar berimbang dengan kesiapan serta pola pikir masyarakat. Oleh karena itu partisipasi ulama sangat besar untuk menjadi garda terdepan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena kami para umaroh TNI/Polri juga bersama-sama ulama dan tokoh agama menjaga situasi kamtibmas.

“Saya mohon kita harus bersama-sama menjaga persatuan kesatuan. Jangan sampai terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang. Kita jaga bersama NKRI dan inilah tonggak revitalisasi para ulama memperkokoh NKRI.” Tambahnya

Sedangkan Dandim 0406 Kabupaten Mura, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara, Letkol Inf M Thohir mengatakan situasi dewasa ini yang berkembang pesat di media sosial. Tentang kondisi, Indonesia yang carut marut. Tetapi jangan terpengaruh hal tersebut.

“Memang di dunia maya berkembang pesat isu-isu yang berkembang. Tetapi, untuk Kabupaten Mura dan Kabupaten Muratara tetap aman. Indonesia negara terbesar umat islamnya. Ukhuwah islamiah harus tetap terjaga. Dan diharapkan pada tokoh agama, para ulama di Kabupaten Mura dan Kabupaten Muratara, untuk dapat membantu jaga kekompakan dan kokohnya NKRI yang selama ini sudah terbangun.” Imbuh M Thoir

Bupati Muratara, H Syarif Hidayat mengaku bangga dengan silaturahmi kamtibmas kepada sejumlah tokoh ulama se-kabupaten Mura  dan Muratara. Terlebih, mereka bagian dari dua organisasi besar yang ada seperti NU dan Muhammadiyah. ‎

“Kita sudah merasakan apa yang dilakukan organisasi agama tersebut dalam perjalanan NKRI. Bahkan banyak  saran yang telah disampaikan para alim ulama demi kemajuan kabupaten Muratara.” Pungkasnya

Bagaimana Menurut Anda?