Syamsul Bahri : Bina Marga Sekarang Di Tambah Tata Ruang

22.332 dibaca

BUANASUMSEL.COM, PALEMBANG – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU Bina Marga) menggelar Rapat Teknis Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan,  membahas tentang anggaran dan persoalan-persoalan tahun 2017, yang digelar di Operation room gedung Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi 

“Seperti persoalan pertama yang dibahas yaitu,  PU Bina Marga ini belum berubah nomenklatur yang selama ini bidangnya hanya bina marga sekarang ditambah dengan tata ruang, “katanya Kepala Dinas PU Bina Marga H. Syamsul Bahri (13/02/17)

Advertisement

Oleh karena itu diungkapkan Syamsul perlu ada penyampaian dan mensosialisasikan kepada institusi terkait bahwa Tata Ruang sudah bergabung dengan PU Bina Marga. Seperti tertulis didalam Undang-Undang no 26 Tahun 2007 bahwa, Tata Ruang adalah wilayah yang strategis dari Kabupaten dan Kota.

“Sedangkan Tata Ruang di Provinsi ini baru selesai  tahun 2016, jadi di kita harus perlu penyampaian, juga mensosialiskan, bahwa proyek startegis masuk ke Tata Ruang”ungkapnya

Tambah Syamsul, Untuk Proyek strategis dikatakan di Provinsi Sumsel seperti infrastruktur Asian Games 2018, Musi IV Musi IV, ” semuanya masuk di pola tata ruang, kalau untuk Kabupaten Kota tergantung proyek apa yang dikerjakan Kabupaten/Kota tersebut, “singkatnya

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Joko Iman Sentosa mengatakan, menguraikan Dinas merupakan unsur pelaksana yang dimana unsur pelaksana adalah tangan kanan Gubernur, Bupati/Walikota, tentu saja sebagai unsur pelaksana tugas-tugas lini memang kewenangannya menjadi lebih besar.

“Mengenai tata ruang itu sendiri hampir semua berkaitan dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebab itu tata kelola ruang menyangkut aspek-aspek seperti  lingkungan, demografi, topografi, dan biografi, “katanya saat menghadiri rapat teknis PU Bina Marga dan Tata Ruang

Diungkapkan Joko, Dinas PU Bina Marga adalah Dinas PU yang paling strategis dari tiga Dinas PU, sebab poros  pekerjaan umum itu ada di bina marga apalagi ditambah dengan kelola tata ruang, sudah pasti apa yang dikerjakan itu merupakan potensi yang sangat luar biasa

“APBN dan APBD yang paling besar menyerap dana adalah PU Bina Marga oleh karenanya dengan menyikapi kondisi yang sedang tidak menentu ini, rapat teknis ini menjadi strategis dan sangat penting dilakukan sehingga tercipta persamaan persepsi dalam pengembangan pembangunan di Sumsel, “ungkapnya

Oleh karena itu Joko beharap dengan pengembangan tugas baru Tata Ruang dapat lebih baik dalam menatap Prov. Sumsel jauh, “Saya yakin kalau dengan semangat bersama, melalui rapat strategis ini,  diharapkan kedepanya melakukan inovasi, “tandasnya

Bagaimana Menurut Anda?